Beritasumut.com-Parkir berlapis di beberapa ruas jalan Kota Medan telah menimbulkan kemacetan. Terkait hal ini, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan menyerah dalam melakukan penindakan parkir berlapis yang sudah terjadi sejak lama. "Kalau upaya penertiban parkir itu tidak bisa. Itu sudah lama terjadi sejak saya belum menjadi Kepala Dinas," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapar saat menjawab pertanyaan dari Anggota DPRD Medan membahas RAPBD 2017 di gedung DPRD, Selasa (27/12/2016). Menurutnya, parkir berlapis itu juga terjadi karena semakin meningkatnya jumlah masyarakat yang memiliki kenderaan. Sementara penyediaan lahan parkir dan jalan tetap sama, tak ada penambahan. Renward menjelaskan parkir berlapis itu terjadi karena ada penjemputan dan menunggu sehingga terjadi kemacetan. Kendati demikian, katanya, hal ini akan menjadi perhatian Dishub Medan pada 2017. "Kita akan berkoordinasi dengan Satlantas soal ini," tegasnya. Kemudian, Renward juga menjawab terkait lahan parkir meter yang dikhawatirkan bisa dimonopoli. Menurut Renward tidak ada yang memonopoli. Parkir meter itu juga hanya 10 titik, yakni seputaran Jalan Ahmad Yani. Nantinya, katanya, akan diberlakukan tender bukan penunjukkan langsung. Sebelumnya, Anggota DPRD Medan Komisi D Paul Mei Simanjuntak mempertanayakan apa upaya Pemko terkait parkir berlapis yang kerap menimbulkan kemacetan. Ia pun menduga bahwa ada setoran dari sekolah ke Dishub. Paul menyebutkan salah satu contoh lokasinya seperti Jalan Sutomo, kemudian di Sekolah Metodis, Jalan Tamrin.(BS03)