Beritasumut.com-PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Kuala Namu memperketat pengamanan untuk melakukan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait adanya penangkapan terduga teroris di Kecamatan Sibirubiru. “Personil penjinak bom (Jibom) sebanyak 17 orang ditambah dua ekor anjing pelacak dari Poldasu disigakan untuk antisipasi teror,” tegas Manajer Keamanan Bandara Kuala Namu, Kuswadi, Kamis (22/12/2016). Peningkatan pengamanan ini, kata Kuswadi, tidak terlepas dari tertangkapnya terduga teroris Sibiru-biru, ditambah lagi perlunya pengamanan Natal dan Tahun Baru. Hal yang menjadi prioritas adalah pemeriksaan di setiap pintu masuk bandara baik manual (profiling) dan menggunakan mesin X-Ray terhadap barang bawaan penumpang. Menurut Kuswadi, saat ini total aparat keamaan melakukan pengamanan bandara bertaraf international internasional itu sekitar 100 orang dengan rincian, 60 orang dari TNI/Polri dan Avsec sebayak 40 orang. “Belum ada kendala terhadap pengguna jasa bandara juga pada penerbangan. Bahkan, sejauh ini peningkatan penumpang semakin ramai karena dekatnya libur natal dan tahun baru,” tegas Kuswadi. (BS05)