Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memiliki kompetensi, kepentingan dan perhatian yang sangat besar dalam memfasilitasi dan mendorong gerakan DWP (Dharma Wanita Persatuan) agar tumbuh dan berkembang serta mampu melaksanakan program dan fungsinya, sehingga bersama dengan Pemerintah dapat mensukseskan pembangunan dalam rangka mensejahterakan keluarga dan masyarakat, khususnya istri Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu dikatakan Hj Siti Awal Siregar selaku Penasehat DWP Kabupaten Labuhanbatu di acara Seminar Penguatan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang berlangsung di Aula Gedung Diklat BKD Labuhanbatu, Rabu (14/12/2016). "Saya harapkan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dengan memperkuat ketahanan keluarga Aparatur Sipil Negara, sehingga kedepannya angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Labuhanbatu bisa terus ditekan dan menjadikan Kabupaten Labuhanbatu bebas narkoba," jelasnya dilansir dari laman resmi labuhanbatukab.go.id. Sementara itu, Hj Siti Adar Sarimpunan selaku Ketua Pelaksana Seminar melaporkan bahwa peserta seminar ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari seluruh Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu ditambah 2 orang anggota dari masing-masing unit DWP dengan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjung Balai. "Tujuan seminar ini adalah untuk mempersatukan gerak langkah sebagai mitra kerja antara DWP dan Pemerintah di semua unit yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.Selain itu dalam mewujudkan tujuan gerakan DWP, memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera lahir dan batin, sekaligus untuk meningkatkan SDM Pengurus Dharma Wanita Persatuan pada semua jenjang kepengurusan," pungkasnya menjelaskan. (BS03)