Beritasumut.com-Kabar tentang adanya pertemuan Menag Lukman dan Raja Salman (Saudi Arabia) beredar di media sosial. Disebutkan juga bahwa Raja Salman akan menambah kuota haji Indonesia hingga 100 ribu per tahun pada 2017. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. "Informasi tersebut tidak benar sama sekali," tegas Abdul Djamil seperti dilansir dari laman resmi kemenag.go.id, Sabtu (10/12/2016). "Kuota baru akan diketahui setelah ada penandatanganan NOTA KESEPAHAMAN antara Menag dengan Menteri Haji Arab Saudi pada awal Januari 2017," sambung Abdul Djamil. Mantan Rektor IAIN Walisongo Semarang ini mengimbau masyarakat untuk cermat saat menerima informasi soal haji yang beredar di media sosial. Untuk memastikan informasi soal haji, publik bisa datang ke Kankemenag terdekat atau mengakses layanan informasi di web Kemenag."Masyarakat diimbau untuk tidak lekas percaya pada pemberitaan semacam ini. Jika ada yang tidak jelas, silahkan tanya ke Kemenag," pungkasnya.(BS02)