Beritasumut.com-PT Jasa Marga Kuala Namu Tol (JMKT) akan bertanggung jawab menyelesaikan masalah warga Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (09/12/2016). Pimpinan PT Jasa Marga Kuala Namu Tol (JMKT), Jinto Sirait mengatakan pihaknya hanya sebagai pelaksana. “Semua keputusan di Kementerian PU, kami hanya melaksanakan,” terang Jinto. Dia pun berharap agar permasalahan ini diselesaikan dengan kekeluargaan. “Harapannya semua masalah diselesaikan dengan baik. Setiap hari saya ke lapangan, semua masalah dapat diselesaikan dan saya tau masalahnya seperti masalah jalan ditutup dan saluran air. Setau saya tidak terganggu, setau saya tidak ada lahan pertanian tidak dialiri,” ujar Jinto. Terkait adanya tuntutan warga agar Jalan Harapan Makmur tidak ditutup, Jinto menegaskan Jalan Harapan Makmur tidak ditutup tapi dialihkan. “Terkait Jalan Harapan Makmur tidak ditutup tapi dialihkan, akses tetap ada meskipun ada efek jarak semakin jauh.Tidak perlu dibangun terowongan, semua masalah rumah retak, irigasi dan jalan rusak kita tanggungjawab. Kita akan lapor ke pimpinan,” tegasnya. Disinggung adanya kesepakatan warga dengan perwakilan PT Waskita Karya pada 1 Mei 2016, Jinto Sirait menjelaskan dirinya tidak bisa memastikan perjanjian itu sah, proporsional dan dapat dijadikan pedoman. “Kita akan menyelesaikan secara kekeluargaan, kalau bisa jangan dihentikan. Tidak bisa memastikan perjanjian sah, proporsional atau dapat dijadikan pedoman. Kita membangun sampai Tebing Tinggi, awalnya 2018 akan selesai. Kita tetap optimis, program ini program nasional kalau mau dihentikan harus ada yang bertanggungjawab,” tandas Jinto. (BS05)