Beritasumut.com-Jumlah korban dan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Aceh hingga sore tadi terus bertambah. Untuk mempercepat proses tanggap darurat bencana Gubernur Aceh menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari (7-20 Desember 2016) melalui surat Nomor 39/PER/2016. Terkait hal tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut mengaku akan mengirimkan truk tangki air dan ambulan untuk warga Aceh yang terdampak musibah itu. Ketua PMI Sumut, Rahmat Shah mengatakan pihaknya sudah standby untuk mengirimkan bantuan ke Pidie Jaya, karena sangat dibutuhkan ketika terjadi bencana."Biasanya yang dibutuhkan tangki air dan ambulan. Mudah-mudahan truk tangki air ini nantinya bisa digunakan untuk minum, shalat, mandi dan lainnya. Ada juga kita kirimkan ambulan serta sejumlah logistik lainnya," terang Rahmat Shah. Meski akses di daerah bencana gempa cukup sulit dijangkau apalagi mengingat sejumlah kerusakan yang terjadi. Namun tim PMI Sumut akan mengupayakan agar semua bantuan dapat sampai ke lokasi. "Ada belasan tim dan relawan yang dikirim ke sana. Anak-anak di lapangan sudah tau, sampai batas mana bisa dijangkau. Kalau akses jalannya sulit, kita pakai motor. Tapi biasanya truk ada jalan khusus yang bisa dilalui. Yang penting kita usahakan agar semua bantuan tiba dengan selamat," pungkasnya.(BS03)