Ayah Tertidur, Seorang Balita Tewas Tenggelam di Selokan Air di Namu Ukur

- Selasa, 06 Desember 2016 21:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/938_Ayah-Tertidur--Seorang-Balita-Tewas-Tenggelam-di-Selokan-Air-di-Namu-Ukur.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Tenggelam.
Beritasumut.com-Personil Polres Binjai membantu evakuasi balita berumur setahun yang tewas tenggelam di Dusun V Pancur Ido, Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Selasa (6/12/2016) siang.

 

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa sekira jam 11.00 Wib. Saat itu korban Deniah Sitepu bersama dengan ayahnya Alexander Sitepu sedang tiduran di dapur rumahnya. Sedangkan ibu korban Leti sedang bekerja menyuci pakaian di Asrama Batalyon Raider.

 

Pada saat Ayah korban tertidur, Deniah merangkak menuju belakang rumah yang pada saat itu pintu dapur dalam keadaan terbuka dan menuju ke selokan/saluran air yang berada persis di belakang rumah korban dengan kedalaman kurang lebih 2 meter. Sedangkan kedalaman air di selokan parit pada saat itu sekitar 30 cm dengan lebar parit 60 cm dan arus airnya deras.

 

“Begitu berada di tepi selokan tanpa pengawasan orang tuanya, korban terjatuh ke dalam selokan dan terbawa arus air. Sekitar pukul 13.00 wib ayah korban Alexander terbangun dari tidurnya dan melihat anaknya tidak berada di dapur dan langsung mencari di sekitar rumah dan selokan air yang berada di belakang rumahnya. Ayah korban menemukan korban telah meninggal dunia di dalam saluran air kurang lebih 25 meter dari belakang rumah korban,” ujar Kapolres Binjai AKBP Rendra Salipu seperti dilansir dari laman resmi tribratanewspoldasumut.com.

 

Pada saat ditemukan korban tidak memakai baju, hanya memakai celana dan pada dahi korban mengalami memar. Selanjutnya korban dibawa ke Klinik di Batalyon Raider 100 dan dilakukan Visum luar.

 

“Berhubung keluarga korban menerima kematian korban akibat kelalaian orang tua korban saat menjaganya sehingga korban tenggelam dan hanyut di saluran air bukan akibat perbuatan lain. Pihak keluarga juga meminta untuk tidak dilakukan otopsi terhadap korban dengan membuat surat permohonan dan surat pernyataan tidak dilakukan otopsi. Namun sebelumnya kita telah memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” sambung Kapolres.

 

Korban yang merupakan anak satu-satunya dari pasangan Alexander dan Leti selanjutnya disemayamkan di rumah duka yang kemudian dikebumikan di TPU Dusun Pancur Ido.(BS08)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan

Peristiwa

Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten

Peristiwa

KN Tanjung Datu-301 Selamatkan MT Silver Sincere Yang Tenggelam

Peristiwa

Penganiayaan Anak-Anak di Tembung, Dua Orang Meninggal, Satu Kritis

Peristiwa

Bakamla RI Temukan Korban Tenggelam di Muara Baru

Peristiwa

Pilkada Serentak 2024, Polres Binjai Gelar Operasi Mantap Praja Toba 2024