Beritasumut.com-Tak terima anaknya dibawa ke polisi karena dituduh mencuri HP Samsung J5 dan celengan milik br Barus, orang tua AIL berantam di Mako Polsek Patumbak, Selasa (6/12/2016) siang."Mana buktinya, jangan asal kau tuduh anakku," ungkap orangtua AIL kepada br Barus di ruang SPK Polsek Patumbak. Mendengar itu, br Barus tetap bersikukuh kalai AIL terlibat pencurian hape dan celengan miliknya. Br Barus menceritakan kronologis peristiwa yang dialaminya itu kepada petugas SPK Polsek Patumbak. Menurut warga Jalan Bandrek, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak ini, awalnya AF, salah seorang pelaku kedapatan mencuri 1 HP Samsung J5 dan 2 buah celengan di rumahnya, Selasa (6/11) dinihari, sekira jam 04.00 wib. Dia dan keluarganya kemudian menginterogasi AF dan saat itu AF mengaku dia tak sendirian menyatroni rumah br Barus, melainkan dibantu beberapa temannya yang lain."Kami pas kehilangan itu, udah curiga sama si AF. Soalnya pas malam itu, dia sama kawannya yang duduk-duduk dekat rumahku. Apalagi memang anak itu udah sering kedapatan maling di tempat kami. Pas kami datangi rumahnya, rupanya betol," jelas br barus. Selanjutnya, keluarga br Barus pun membawa AF ke Polmas setempat. Kepada petugas Polmas, AF menyebut, saat menyatroni rumah br Barus, dia dibantu AIL dan RKI.Saat beraksi, mereka membagi tugas. AF dan RKI menjadi eksekutor, sedangkan AIL memantau dari luar rumah korban. Dari keterangan itu, keluarga br Barus bersama petugas Polmas langsung menjemput AIL ke sekolahnya di salah satu SMP Negeri di Patumbak. Sementara RKI belum bisa didatangkan, karena masih ujian. Didampingi Polmas, br Barus dan keluarganya menggiring AIL dan AF ke Polsek Patumbak untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.Mendengar anaknya digiring ke kantor polisi, orangtua AIL tak terima. Di Mapolsek Patumbak orangtua AIL bertemu dengan br Barus. Di situlah orangtua AIL mencak-mencak. Begitu juga br Barus dan keluarganya. Melihat situasi yang mulai panas, petugas SPK Polsek Patumbak langsung melerai kedua belah pihak."Sudah, sudah. Jangan berantam di sini. Bapak dan ibu (orangtua AIL) tunggu dulu di kantin depan itu, biar pihak korban ini menyelesaikan laporannya dulu," kata salah seorang petugas SPK.Kasus ini pun tersebut masih ditangani Unit reskrim Polsek patumbak.(BS04)