Beritasumut.com-Br Tampubolon (60) mendatangi Polsek Patumbak guna melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mak Kembar, warga warga Jalan Selambo IV, Desa Amplas, Kamis (1/12/2016) siang tadi. "Jadi aku bersih-bersih di ladangku tadi pagi. Terus kutengok Mak Kembar membuang sampah ke ladangku. Jadi kularanglah dia supaya nggak buang sampah ke ladangku. Nggak terima dia, terus marah-marah dia sama aku. Ya kulayanilah dia. Adu mulutlah kami," ungkap Br Tampubolon menceritakan awal mula peristiwa tersebut di Mapolsek Patumbak. Saat masih adu mulut, lanjut Br Tampubolon, tiba-tiba Mak Kembar melemparkan batu bata yang tepat kena di kakinya. Akibatnya, kaki Br Tampubolon pun bengkak.Sayangnya laporan Br Tampubolon tak diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Patumbak. "Nggak diterima bang, disuruh pak polisinya supaya berkonsultasi sama Polisi Masyarakat (Polmas)," keluhnya. Petugas SPKT Polsek Patumbak yang ditanya wartawan, membenarkan hal itu. "Benar ibu (Br Tampubolon) itu mau melapor. Tapi kita sarankan supaya dimediasi kan saja dengan pelaku bersama Polmas di desa itu," kata seorang petugas SPKT Polsek Patumbak.(BS04)