Warga yang Bermukim di Bantaran Rel Kereta Api Mengamuk

Herman - Senin, 28 November 2016 12:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/2076_Warga-yang-Bermukim-di-Bantaran-Rel-Kereta-Api-Mengamuk.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

Beritasumut.com-Ratusan warga Jalan Ampera, Glugur Darat, Medan Timur yang bermukim di bantaran rel kereta api mengamuk, Senin (28/11/2016). Pasalnya ratusan warga masih tidak terima rumahnya ditertibkan PT Kereta Api Indonesia ( KAI)"Sudah jangan takut kalian, letakan batu dan kayu  itu di  tengah jalan untuk persiapan kita melawan orang PT (KAI) yang ingin menertibkan rumah kita. Apa kalian mau,  kita tidak mempunyai  tempat tinggal lagi. Biar kita lawan mereka dengan batu dan kayu yang kita kumpulkan ini," kata seorang warga yang sudah mengamuk mengkomandoi warga.Pantauan beritasumut warga yang tinggal di pukiman rel kereta api, tepat di Jalan Ampera belakang kampus UMSU  sudah menutup Jalan pakai batu dan kayu. Selain itu, wargapun menutup jalan pakai bahan bangunan. Hingga orang tidak bisa melintas Jalan Ampera."Pokoknya jangan ada kasi lewat di jalan ini. Karena kita ingin mempertahankan rumah kita. Kalau kalian takut bagusan mundur kalian," Kata seorang warga lagi yang sudah emosi.Petugas kepolisian berpakaian preman yang mengetahui warga akan melakukan perlawanan, berusaha menyingkirkan batu dan kayu yang diletakkan warga di tengah jalan ke pinggir.Warga yang mengetahui petugas kepolisian berpakaian preman menyingkirkan batu dan kayu, situasi semakin memanas. "Pak tolong jangan di singkirkan batu dan kayu yang kami letakan itu. Kalau bapak memihak kepada PT  KAI kami akan semakin mengamuk nanti," ancam warga yang tinggal di pemukiman rel kereta api.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Anggota DPRD Ini Minta Penertiban Pinggir Rel Ditunda

Peristiwa

Gabungan Polisi dan TNI Turut Tertibkan Rumah di Pinggir Rel

Peristiwa

Tak Dapat Solusi, Warga Pinggir Rel Datangi Kantor Pemprov Sumut