Beritasumut.com-Abdul (52) warga Jalan Pantai Rambung, Dusun IV, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, tak menyangka, rumahnya yang berpagar itu bisa dibobol maling, Jumat (25/11/2016) pagi, sekira jam 05.45 wib. Dua sepeda motornya raib dilarikan maling. Abdul menduga, maling masuk ke rumahnya dengan memanjat tembok pembatas rumahnya yang selama ini ditanam kaca di atasnya. "Malingnya masuk dari samping bang. Manjat tembok dia, pakai pipa bekas coran itu. Terus di alasnya pakai keset kaki bang. Karena di atas tembok kukasih pecahan kaca," ujar Abdul di Polsek Patumbak, Sabtu (26/11/2016). Kepada petugas, Abdul melaporkan 2 unit sepeda motor miliknya yaitu Honda Revo BK 4991 H dan Honda Vario BK 6140 ADM yang diletakkan di samping rumahnya. Abdul menduga maling yang menyatroni rumahnya itu adalah komplotan yang sudah biasa. Pasalnya, selain masuk dengan cara memanjat tembok pembatas rumahnya, maling tersebut juga berhasil merusak gembok pagar rumah korban tanpa ketahuan. "Keretaku memang di samping aja kubuat bang, nggak kumasukan rumah. Maling itupun keluarnya dari gerbang depan bang, dijebolnya gemboknya bang," tutur Abdul. Korban menduga, kawanan maling yang menyatroni rumahnya itu setidaknya berjumlah 4 atau 5 orang. "Kurasa malingnya 4-5 orang itu bang, pasti ada yang nunggu di luar, baru ada yang di dalam bang. Kalau kerugiannya sekitar Rp13 juta lah bang. Mudah-mudahan polisi bisa segera menangkap pelakunya bang," harap Abdul. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Ferry Kusnadi yang dikonfirmasi kasus itu, mengaku pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segera melakukan penyelidikan. "Benar laporan sudah kita terima, akan langsung kita tindaklanjuti," katanya.(BS04)