Beritasumut.com-Gudang penyimpanan kerajinan sabut kelapa dan kayu manis milik Mustafa di Jalan Pertahanan, Gang Masjid, Dusun lV, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, ludes dilalap si jago merah, Kamis (24/11/2016) kemarin, sekira jam 22.00 wib. Peristiwa itu bermula ketika warga sekitar mendadak heboh saat melihat asap membumbung tinggi di gudang tersebut. Sementara terlihat, Mustafa, pemilik gudang bersama keluarganya, sempat berusaha mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam gudang. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. sementara kerugian ditaksir mencapai Rp1,2 miliar. Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran (DP2K) Kota Medan baru tiba di lokasi kejadian, setelah 1 jam kebakaran terjadi. Petugas pemadam kebakaran terlihat kelabakan menjinakkan kobaran api yang sudah menghaguskan gudang tersebut. Sementara Mustafa tampak shock sambil memandangi gudang miliknya terbakar. "Bapak masih shock bang, tolong jangan ditanyai," ujar pria berpostur tambun kepada wartawan. Ida (48), warga sekitar, mengatakan meski warga sekitar sudah membantu proses pemadaman api, namun api tak gampang dipadamkan sehingga melumat gudang dan sesisinya."Memang sulit dipadamkan. Sebab, yang terbakar semuanya bahan-bahan kering yang mudah terbakar. Sedangkan pemilik gudang hanya dapat menyelamatkan 1 unit kereta merk Ninja, dan 1 unit mobil," katanya. Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait asal api yang menghanguskan gudang milik Mustadfa tersebut. "Masih kita lakukan penyelidikan," kata Ferry kepada wartawan, Jumat (25/11/2016).(BS04)