Ditinggal Mandor Kabur, Ditipu di Terminal Amplas, Anwar Pun Lapor ke Polsek Patumbak

- Senin, 21 November 2016 20:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/5220_Ditinggal-Mandor-Kabur--Ditipu-di-Terminal-Amplas--Anwar-Pun-Lapor-ke-Polsek-Patumbak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Anwar saat di ruang SPK Polsek Patumbak.

Beritasumut.com-Mencari uang banyak dengan merantau ke Medan dan bekerja di bangunan merupakan keinginan dari Anwar (30).Namun sayangnya, saat kerja di bangunan di seputaran Medan Marelan, dia ditinggal kabur oleh Mandor.Warga Kampong Kadebeung, Pandeglang Banten ini kemudian memutuskan untuk pulang kampung dengan hanya mengantongi uang Rp 500 ribu.

 

Nasib baik sepertinya belum juga menghinggapi Anwar.Pasalnya, baru sampai di Terminal Amplas, Senin (21/11/2016) pagi dirinya menjadi korban penipuan modus menolong membelikan tiket.Tak jadi pulang kampung, Anwar pun kemudian ke Polsek Patumbak guna membuat pangaduan terkait peristiwa yang baru dialaminya tersebut.

 

"Jadi kutinggalkan kerjaanku di Marelan bang. Di sana bangun rumah susun. Karena mandornya kabur, kutinggalkanlah kerjaannya. Kalau terus kerja, siapa yang menggaji kami. Jadi niatku mau pulang ke kampungku di Banten, uang di dompet cuma Rp500 ribu. Aku nekat aja," tutur Anwar saat ditemui di Polsek Patumbak.

 

Anwar menceritakan, saat tiba di Terminal Amplas, sekira jam 06.30 wib, dirinya ditegur seseorang yang tak dikenalnya dan menawarkan bantuan untuk dibelikan tiket."Aku turun dari angkutan kota (angkot) bang, terus ada orang negur aku. Dibilangnya mau kemana bang? Kujawab mau ke Banten. Terus dibilangnya, ya udah ayo bang, kukawani abang beli tiket. Terus dia bilang lagi, untung aku jumpa sama dia. Karena banyak rampok bang. Percaya ajalah aku bang. Kuikutinlah dia," tutur Anwar menirukan ucapan si penipu tersebut.

 

Selanjutnya, Anwar disuruh si penipu itu untuk menunggunya di salah satu kedai kopi di Terminal Amplas. "Aku dibawa ke kedai kopi sama orang itu dan orang itu pamit mau belikan tiketku. Dimintanya semua uangku yang Rp500 ribu itu, ya kukasih aja. Habis itu, udah nggak balik-balik lagi dia," sambung Anwar.

 

Anwar mengaku baru sadar saat diberitahu si pemilik kedai kopi tempatnya menunggu si penipu tersebut. "Habis itu datang yang jualan itu bang, ditanyalah, kenapa kau dek, katanya. Kuceritakan semuanya bang. Baru dibilangnya, aduh udah ketipu kau dek. Cobalah kau ngelapor ke Polsek, mana tau bisa dibantu kau, katanya bang. Makanya aku kemari (Polsek Patumbak)," terangnya lagi.

 

Mendapat saran itu, sekitar jam 08.00 wib, Anwar pun bergegas ke Polsek Patumbak untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. "Ini udah bingunglah aku bang, mau kayak mana lagi. Duit udah habis bang. Rencana mau numpang-numpang mobil truk ekspedisi arah sana (Banten)-lah ini bang," ucapnya.

 

Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi mengaku, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan melakukan penyelidikan. "Sudah kita terima dan akan kita tindaklanjuti," jelasnya. (BS04)

 

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Anwar Usman Tak Ikut Putuskan Sengketa Pilgub Sumut Sebab Bobby Pihak Terkait

Peristiwa

Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-Malaysia

Peristiwa

Cerita Unik Petinju Legendaris Syamsul Anwar, Jadi Legenda Walau Tangan Kanan Mengidap Polio

Peristiwa

Meresahkan Warga, Polsek Patumbak Tangkap Pengedar Sabu

Peristiwa

Optimalkan Terminal Terpadu Amplas, Bus Dilarang Naik-Turunkan Penumpang di Jalan Sisingamangaraja

Peristiwa

Polsek Patumbak Tegaskan Netralitas dalam Pemilu 2024