Beritasumut.com-Tawuran sesama mahasiswa di Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jalan Williem Iskandar, Desa Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan ternyata dipicu permainan futsal, Senin (21/11/2016). Informasi yang dihimpun, tawuran dilakukan di dalam kampus antara Satuan Mahasiswa (Satma) dengan kelompok pencinta alam kampus UINSU."Ributnya sudah lama(kemarin-re), tapi pemicunya karena futsal," ungkap salah seorang mahasiswa bermarga Siregar di depan Kampus UINSU. Keributan dari lapangan futsal ini ternyata berlanjut hingga Senin hari ini."Totalnya ada tujuh orang mahasiswa yang mengalami luka-luka tawuran itu, empat orang luka parah di bagian kepala," sebutnya lagi. Aksi ini sepertinya sudah direncanakan oleh beberapa oknum mahasiswa. Pasalnya, benda tumpul yang digunakan ada yang sudah dimodifikasi dengan paku."Ada juga yang kena cangkul," sambung Siregar. Sementara itu, salah seorang staf Kampus UINSU Bagian Kerja Sama yang mengaku bermarga Harahap menjelaskan jika saat ini kondisi sudah berangsur kondusif.Meski sekelompok mashasiswa masih terlibat berkumpul di gerbang. Petugas Polsek Percut Sei Tuan terlihat berada di lokasi melakukan pengamanan. Dan melarang warga yang tidak berkepentingan masuk ke dalam Kampus UINSU."Lokasi kampus sudah dijaga petugas Polsek Percut.Petugas melakukan penjagaan untuk meredam aksi bentrok susulan," jelas Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato. (BS04)