Beritasumut.com- Maraknya preman di Jalan Bawean, membuat para sopir truk dan coltdisel yang mengantar barang di Jalan Bawean jadi ketakutan. Pasalnya, preman yang mengatasnamakan SPSI melakukan pungli kepada sopir yang mengantar barang maupun yang mengambil barang, di Jalan Bawean.Beberapa orang sopir, mengaku, pelaku pungli yang mengaku anggota SPSI di seputaran Jalan Bawean ini memang sering melakukan pungli kepada para supir yang mengantar barang maupun yang mengambil barang."Yang lebih parangya lagi, preman yang mengataskanamakan SPSI mengancam para sopir untuk tidak membongkar barang kalau tidak membayar uang SPSI yang dimintanya. Jadi kami berharap, aparat penegak hukum bisa menangakp preman yang mengatasnamakan SPSI yang melakukan pungli sama para sopir" kata Yanto, seorang supir mobil Coltdisel, Jumat (18/11/2016).Terpisah, seorang pengunjung yang mau beli peralatan dagangannya di Jalan Bawean, mengungkapkan, preman yang mengatasnamakan SPSI di sini memang sangat meresahkan masyarakat."Kalau bisa aparat penegak hukum, cepat menindak para preman tersebut. Agar para pengunjung yang ingin membeli peratan dagangan klontong tidak dikenai pungli dan berupa ancaman lagi," ujar Hengki, yang ditemui hendak barang di lokasi tersebut.Sementara itu, petugas Polsek Medan Timur yang memakai baju kemeja kotak-kotak, mengungkapkan, untuk melakukan penangkapan para preman yang melakukan pungli yang mengatasnamakan SPSI, harus ada laporan dari korbannya."Begitu kami menerima laporan dari korban, baru bisa kami tindak secepatnya. Apalagi beberapa hari yang lalu, dalam rapat SPSI yang kami hadiri, petugas tidak boleh terlalu kasar mengambil tindakan," ungkap petugas yang tak mau dituliskan namanya.(BS04)