Tagar #KamiAhok Mewarnai Linimasa Twitter di Indonesia

- Kamis, 17 November 2016 01:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/3096_Tagar--KamiAhok-Mewarnai-Linimasa-Twitter-di-Indonesia-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Twitter dengan tagar #KamiAhok
Beritasumut.com-Sejalan dengan keputusan yang dikeluarkan pihak berwajib terhadap status salah satu calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (@basuki_btp), Twitter menjadi platform sentral di mana masyarakat Indonesia mencari dan berbagi informasi terkait dengan keputusan tersebut. Pro dan kontra mewarnai linimasa Twitter seharian ini. Tagar #KamiAhok berada di puncak daftar trending topic Indonesia dan dunia hingga sore hari ini. 

 

Hingga pukul 16.30 WIB, terdapat lebih dari 210.000 Tweet yang membicarakan keputusan tersebut. Tweet yang paling banyak di-Retweet adalah Tweet dari akun @kurawa.

 

Sementara itu, di tempat terposah, Twitter merilis tiga pembaharuan penting terkait keamanan.Pada Rabu (16/11/2016), Twitter mengumumkan tiga pembaharuan terkait dengan keamanan dan kenyamanan beraktivitas di Twitter, yakni area pengontrolan, pelaporan, dan penegakan. Informasi lebih lengkap dapat dibaca di blog Twitter Indonesia. (Foto resolusi tinggi terlampir)

 

Area pengontrolan, sudah sejak lama, Twitter memiliki fitur membisukan (mute) yang memampukan pengguna meredam akun-akun dengan Tweet yang tidak ingin mereka lihat, tanpa berhenti mengikuti akun tersebut. Sekarang kami memperluas fitur ini di area yang paling dibutuhkan pengguna yakni notifikasi. Mulai saat ini pengguna dapat mengaktifkan fitur “membisukan” untuk kata kunci dan frasa tertentu, bahkan rangkaian percakapan yang notifikasinya tidak ingin dilihat. 

 

Pelaporan, kebijakan perilaku kebencian Twitter melarang adanya aksi-aksi penuh kebencian yang mengecam orang lain berdasarkan ras, etnis, kebangsaan, orientasi seksual, gender, identitas, agama, usia, keterbatasan fisik, hingga penyakit-penyakit tertentu.Twitter memberikan cara yang lebih praktis untuk melaporkan ketidaknyamanan yang menyasar diri pengguna, orang lain, atau siapa saja yang mereka temukan di Twitter. 

 

Penegakan, Twitter juga melatih kembali berbagai tim terkait untuk semakin mengerti kebijakan Twitter, termasuk mengadakan sesi khusus dengan pendekatan konteks budaya dan sejarah terhadap aksi penghinaan, serta menerapkan beberapa program penyegaran berkelanjutan. Selain itu, Twitter juga telah memperbarui perangkat internal dan sistem agar dapat mengelola laporan lebih efektif. Tujuannya adalah agar dapat menjalankan proses dengan lebih cepat dan transparan.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama

Peristiwa

Walikota Binjai Terima Audiensi dari Kementerian Agama Binjai

Peristiwa

Menbud Fadli Zon Harapkan Warga Aceh Jaga Harmoni Budaya dan Agama

Peristiwa

MK Tegaskan Perkawinan di RI Harus Berdasarkan Agama atau Kepercayaan

Peristiwa

MK Tutup Ruang bagi Warga untuk Tidak Beragama atau Berkepercayaan

Peristiwa

Pemko Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI Tahun 2025