Beritasumut.com-Seorang penelepon gelap melakukan teror ke Bandara Kuala Namu, tepatnya di ruang tunggu penumpang, Rabu (16/11/2016).Pihak pengelola bandara yang mendapatkan telepon iseng bersuara laki-laki itupun langsung melaporkan ke Polres Deli Serdang, yang kemudian menurunkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) ke lokasi. Untuk menghindari kehebohan dan kepanikan, petugas keamanan Bandara Kuala Namu menyebutkan kepada para penumpang, kondisi keramaian itu lantaran sedang ada simulasi pengamanan teror bom di BRI Lounge area Blue Sky di terminal keberangkatan domestik Bandara Kuala Namu. Menurut salah seorang petugas keamanan yang ditemui di lokasi, pihaknya terpaksa menerangkan kepada penumpang jika ada simulasi pengamanan teror bom. “Agar tidak ada kepanikan penumpang, kami menerangkan ada simulasi pengamanan bom jika ada penumpang yang bertanya,” terang salah seorang petugas kemananan. Berdasarkan amatan beritasumut.com, pelayanan di bandara bertaraf internasional itu tidak ada terganggu akibat teror bom ini. Tidak hanya itu, aktifitas penumpang pun berjalan dengan normal. Kapolres Deli Serdang AKBP Robert Da Costa SIK MH didampingi Kasat Intel AKP M Simarmata, Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa SIK serta personil Polres Deli Serdang dan Polsek Beringin juga datang ke lokasi. Lalu, Tim Jihandak melakukan pemeriksaan dan penyisiran di lokasi yang dicurigai. "Dari hasil penyisiran dan pemeriksaan Tim Jihandak Brimob Poldasu, Bandara Kuala Namu dinyatakan clear atau bersih tidak ditemukan benda mencurigakan ataupun bom.Sementara untuk pelaku yang menelepon masih dilakukan penyelidikan oleh Satuan Reskrim Polres Deli Serdang," ungkap AKBP Robert Da Costa.(BS05)