Polri Kunjungi Mapolda Sumut, Antisipasi Gerakan Organisasi Radikal dan Anti Pancasila

- Rabu, 16 November 2016 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/5903_Polri-Kunjungi-Mapolda-Sumut--Antisipasi-Gerakan-Organisasi-Radikal-dan-Anti-Pancasila.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Adhi Prawoto bersama Ketua Tim Monitoring, Evaluasi dan Asistensi Polri yang diketuai Brigjen Pol Eddy S Tambunan memimpin rapat Program I Quick Wins Renstra Polri 2015- 2016 di Mapolda Sumut
Beritasumut.com-Dalam rangka mengantisipasi gerakan organisasi radikal dan anti Pancasila di Sumatera Utara (Sumut), Tim Monitoring, Evaluasi dan Asistensi Polri yang diketuai Brigjen Pol Eddy S Tambunan mengunjungi Mapolda Sumut, Rabu (16/11/2016) pagi.

 

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Adhi Prawoto yang menyambut kedatangan tim tersebut mengatakan, kunjungan ini merupakan keberlanjutan proses dari Program I Quick Wins Renstra Polri 2015-2016, dimana Polri dan Polda Sumut sedang mengupayakan Penertiban dan Penegakan Hukum bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila.

 

"Sumut termasuk daerah yang rawan tindakan teror dan radikalisme. Indikasi tersebut berdasarkan sejumlah peristiwa yang terjadi seperti perampokan Lippo Bank pada tahun 2003 dan perampokan CIMB Niaga pada tahun 2010 oleh jaringan teroris," ujar Wakapolda.

 

Menurutnya, indikasi lain yang menguatkan alasan pelaksanaan program tersebut adalah dengan berlanjutnya beberapa peristiwa lain seperti penyerangan Mapolsek Hamparan Perak pada 22 September 2010 lalu, hingga aksi percobaan bom bunuh diri di Gereja ST Yosep pada 28 Agustus 2016, belum lama ini.

 

"Gerakan radikalisme dan tindakan teror masih menjadi ancaman nyata secara nasional, khususnya di Sumut. Sehingga harus terus diantisipasi sedini mungkin. Seperti yang kita ketahui aksi teror masih terjadi seperti peristiwa bom di gereja Oikumene Samarinda baru-baru ini," terangnya.

 

Lebih lanjut disampaikannya, pelaksanaan Program Promoter Kapolri tahap I di Polda Sumut, sejauh ini berjalan cukup baik. Hal itu menurutnya, tergambar saat Vidcon Anev tanggal 5 Oktober 2016 yang menyatakan, Polda Sumut  mendapat ranking I se-Indonesia terkait pelaksanaan Program I Quick Wins Polri.

 

"Polda Sumut telah melaksanakan berbagai kegiatan dengan penjabaran tugas masing-masing Satker. Baik sebagai penanggung jawab maupun sebagai pendukung walaupun masih adanya beberapa kendala karena masih kurang koordiansi dan sinergitas antara Satker penanggung jawab dan Satker pendukung baik dalam pelaksanaan maupun dalam pelaporan," paparnya.

 

Karena itu, dia berharap kepada seluruh Satker penanggung jawab dan pendukung Program I Quick Wins untuk memanfaatkan momen kunjungan Tim Monitoring, Evaluasi dan Asistensi dengan sebaik-baiknya agar lebih memudahkan pelaksanaan program tersebut ke depan.

 

"Momen ini sangat bermanfaat bagi seluruh satker di jajaran Polda Sumut karena bisa berdiskusi langsung dengan Tim terkait berbagai kendala yang ditemukan untuk dicarikan solusi penyelesaiannya. Besok (Kamis, 17/11/2016) Tim akan melakukan uji petik di Polrestabes Medan dan Polres Langkat," pungkasnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tor Ganda Mangkir, Sidang Perdana Gugatan Pembatalan Perdamaian 34 Eks Pekerja Ditunda

Peristiwa

KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Peristiwa

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Peristiwa

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Peristiwa

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan