Beritasumut.com-Dalam misi membangun Indonesia dari sektor ekonomi kreatif, Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengadakan Workshop Business Plan For Next Generation di Hotel Emerald Garden, Jalan Putri Hijau Medan. Berlangsung selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 10-12 November 2016, Bekraf yang bekerjasama dengan GEPI dan Yayasan Cendikia Millenia, menghadirkan 40 akademisi dari 7 kampus di kota Medan. Mahasiswa dan dosen yang dibidik Bekraf dalam workshop ini diantaranya dari Universitas Medan Area (UMA), Politeknik Negeri Medan (Polmed), Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas HKBP Nommensen, Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Teknologi Medan (ITM), dan Institut Teknologi Del. Kasubdit Edukasi Sub Sektor Ekonomi Kreatif, Toar RE Mangaribi SH MSi mengatakan, "Indonesia mempunyai visi untuk menjadi negara dengan target pertumbuhan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Ekonomi Kreatif diharapkan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya, Jum'at (11/11/2016). "Hal ini dibuktikan dari tahun ke tahun pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia semakin meningkat. Di tahun 2015, sektor ekonomi kreatif ini tumbuh 5,76 persen, dengan nilai tambah sebesar Rp6,41 Triliun atau senilai 7 persen dari PDB nasional.Maka dari itu, kita senantiasa membantu mengedukasi masyarakat melalui kegiatan-kegiatan seperti yang kita lakukan saat ini," paparnya sembari menambahkan bahwa Medan sebagai kota ketiga, setelah sebelumnya mengunjungi Bogor, Balikpapan dan menyusul Serang. Sementara itu, Excecutive Director Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) Frans Bona menyatakan dukungannya kepada Bekraf melalui kegiatan ini. "GEPI menyambut baik kegiatan pembekalan ke calon-calon entrepreneur sejak dini supaya semakin banyak pengusaha tangguh di Indonesia. Karena yang dibidik di program ini adalah akademisi, kita berharap sejak kuliah mahasiswa sudah terlatih untuk berbisnis. Para dosen disertakan dalam kegiatan ini juga supaya mendapat pemahaman dan pengalaman serupa, sehingga ke depannya dapat memotivasi mahasiswa dan membekalinya sebagai calon pebisnis," katanya. Frans menilai dukungan GEPI mendatangkan para founders perusahaan terkemuka sebagai narasumber dalam workshop ini agar para peserta mendapatkan informasi dari yang sudah expert dan teruji di bidangnya."Jadi mereka dapat melihat, bagaimana bisnis itu digagas, direncanakan, dibangun dengan strategi dan paradigma yang benar sampai dia menjadi sebuah startups," pungkasnya. (BS02)