Labuhanbatu Percepat Pembudayaan Literasi

- Jumat, 11 November 2016 00:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/8104_Labuhanbatu-Percepat-Pembudayaan-Literasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Kadis Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan Ritonga dan Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumut Agus Marwan.
Beritasumut.com-Sebelum Kemendikbud meluncurkan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Labuhanbatu dengan dukungan USAID PRIORITAS telah terlebih dahulu melaksanakan program budaya baca. Labuhanbatu mendeklarasikan gerakan budaya baca pada 20 Mei 2015 dengan melibatkan 5000 siswa.Deklarasi ini membuat Labuhanbatu menjadi kabupaten literasi pertama di Sumatera Utara (Sumut). 

 

“Melalui surat edaran Bupati Labuhanabatu seluruh sekolah telah menerapkan kegiatan membaca 15 menit sebelum dan sesudah pembelajaran. Ini kami lakukan jauh hari sebelum Permendikbud No.23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti dicanangkan oleh Kemendikbud,” terang Kadis Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan Sarimpunan Ritonga saat berkoordiansi dengan USAID PRIORITAS Sumut di Medan, Kamis (10/11/2016).

 

Sarimpunan mengatakan, Disdik Labuhanbatu tengah mempersiapkan program percepatan pembudayaan literasi. Program percepatan ini merupakan arahan Bupati Labuhanbatu untuk mempertajam gerakan literasi. Disdik sedang merumuskan target-target baru sebagai indikator keberhasilan. Dijadwalkan program percepatan ini akan diluncurkan oleh Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap pada Selasa, 29 November 2016 di GOR Rantauprapat. 

 

“Salah satu target kami pasca deklarasi nanti, setiap tingkatan sekolah memiliki angka ketuntasan membaca buku. Di tingkat SD/MI siswa diwajibkan tuntas membaca 6 buku, SMP/MTs 12 buku dan SMA/SMK/MA sebanyak 18 buku. Begitu juga degan gurunya diwajibkan tuntas membaca buku,” tambahnya.

 

Selain target tuntas membaca buku, disdik juga mencanangkan program pengadaaan buku dan pembangunan perpustakaan sekolah. Setiap tahun 50 ribu buku akan dipasok ke sekolah-sekolah. Pengadaan buku ini nantinya akan melibatkan banyak pihak seperti Pemda, sekolah, pihak swasta dan masyarakat. “Kita berharap anak-anak kita bisa membaca satu buku baru setiap tahunnya. Kita juga menargetkan 90 persen sekolah telah memiliki perpustakaan pada akhir tahun 2020,” tukasnya.

 

Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumut Agus Marwan menambahkan Labuhanbatu bersama Serdang Bedagai (Sergai) telah dinominasikan Kemendikbud sebagai daerah percontohan literasi nasional. Labuhanbatu dinominasikan karena konsisten menerapkan program literasi. “Kita melihat secara nyata, Pemkab Labuhbatu sangat konsisten menerapkan program literasi. Kepemimpinan yang kuat dan konsisten merupakan kunci keberhasilan literasi di Labuhanbatu,” terangnya.

 

Gerakan literasi lahir karena rendahnya budaya membaca di Indonesia. Studi UNESCO tahun 2011 menyatakan dari 1000 orang Indonesia hanya satu orang saja yang berminat membaca. Dengan rasio ini, berarti di antara 250 juta penduduk Indonesia, hanya 250.000 orang yang suka baca. Bahkan dalam daftar The World’s Most Literate Nations tahun 2016, Indonesia berada di urutan 60 dari 61 negara. Indonesia hanya satu tingkat lebih baik dari Botswana, negara kecil di Afrika.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Empat Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Peristiwa

CitraLand Tunjukkan Kepedulian Pendidikan Anak Bangsa, Bupati Deliserdang Targetkan 2028 Tak Ada Lagi Sekolah Sore

Peristiwa

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Peristiwa

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Peristiwa

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara