Beritasumut.com-Masih maraknya Galian C dan praktek pungutan liar (pungli) di Toba Samosir (Tobasa) menjadi perhatian serius dari Forum Masyarakat Peduli Keadilan Sumatera Utara (FMPK-SU). Mereka pun menggelar demo di Mapolda Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Selasa (8/11/2016). Dalam tuntutannya, massa meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Toba Samosir (Tobasa) AKBP Jidin Siagian."Pemerintah Jokowi dan Kapolri sudah mengeluarkan keputusan untuk memberantas pungli," ujar F Kurniawan, koordinator aksi massa dalam orasinya. Selain pungli, mereka juga mempersoalkan lokasi Galian C ilegal di Tobasa, yakni di Kecamatan Balige dan Kecamatan Nassau."Kami meminta Kapoldasu agar mengevaluasi kinerja Kapolres Tobasa Samosir karena tidak mampun menertibkan tambang Galian C di lokasi. Kemudian tangkap dan tertibkan para pelaku penambang galian C di Tobasa," sambungnya. Massa aksi diterima perwakilan Poldasu AKBP Surya Sofyan Hadi selaku Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).Kepada massa aksi, Surya menyatakan, akan menyampaikan keluhan massa aksi kepada Kapolda Sumut."Terimakasih sudah datang kemari dengan tertib dan menyampaikan aspirasi. Masalah dugaan galian C di Tobasa yang tidak ditindak Kapolres akan kita sampaikan langsung kepada Kapoldasu," ujarnya.(BS04)