Terkait Dugaan Penistaan Agama, Masyarakat Diminta Bersabar

- Minggu, 06 November 2016 00:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/3233_Terkait-Dugaan-Penistaan-Agama--Masyarakat-Diminta-Bersabar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini.
Beritasumut.com-Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini meminta masyarakat, khususnya Umat Islam, untuk bersabar menanti janji penegakan hukum atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.Pasalnya, sudah ada kesepakatan yang dicapai oleh utusan pengunjuk rasa dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk menyelesaikan kasus tersebut dalam waktu dua pekan.

 

"Kemarin utusan demonstran sudah diterima Pak Wapres. Kita harus apresiasi Bapak Jusuf Kalla yang mau menerima utusan demonstran beserta Bapak Kapolri yang sudah berjanji akan memproses saudara Ahok yang diduga menistakan Al-quran dalam waktu dua pekan selesai," ungkap Jazuli dalam siaran persnya, Sabtu (5/11/2016).       

 

Oleh karena, dengan menunjukkan sikap bersabar tersebut, menunjukkan bahwa seluruh komponen umat dan warga negara menghormati janji dan komitmen terhadap RI 2 dan Kapolri tersebut."Kita harus sabar dulu. Mudah-mudahan aparat penegak hukum bisa dgn adil, objektif dan arif bijaksana dalam menegakan hukum di negeri ini," jelasnya.

 

Selain itu, Jazuli Juwaini mengapresiasi aksi unjuk rasa bela Al-Quran kemarin yang secara umum berjalan kondusif, lancar dan damai. "Saya hadir memantau di lokasi demo. Subhanallah sepanjang siang hingga sore hari demonstrasi berjalan tertib dan damai," ungkap Jazuli.

 

Menurut Jazuli, dengan jumlah pengunjuk rasa yang mencapai jutaan orang tersebut menunjukkan betapa serius masalah penodaan agama dan perhatian umat Islam Indonesia, terkait penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap kasus ini."Luar biasa dengan jumlah demikian besar dan terbesar sepanjang sejarah penyampaian pendapat di muka umum di Indonesia, demonstrasi relatif aman terkendali," kata Anggota Komisi I DPR RI ini.

 

Hanya saja, Jazuli cukup menyesalkan terjadinya sedikit konflik setelah masuk waktu petang. Jazuli menilai ada beberapa kemungkinan pemicu hal tersebut."Pertama pendemo kecewa karena harapannya sudah besar ingin bertemu dengan Presiden Jokowi tapi harapan itu tidak dipenuhi," ungkap Jazuli.

 

Sebenarnya, tambah Jazuli, andai Presiden Jokowi menemui pun mereka tidak akan berlaku di luar batas. Bahkan sebaliknya, tambah Jazuli, dengan bertemu dengan para pengunjuk rasa tersebut, justru sangat positif dan kondusif.

 

Buktinya, tambah Jazuli, ketika utusan pengunjuk rasa, ditemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, tuntutan mereka tidak berubah, yaitu hanya minta Basuki Tjahaja Purama yang diduga melakukaan penistaan agama agar segera diproses hukum."Pemicu kedua, bisa jadi ada penyusup dan provokator makanya terjadinya ricuh sudah malam karena sudah tidak lagi bisa terlihat  dengan jelas siapa melakukan apa," kata Jazuli.

 

Oleh karena itu, Jazuli pernah mewanti-wanti agar pengunjuk rasa waspada. Begitu pula dengan aparat, Jazuli minta agar mampu mendeteksi dengan teliti mana provokator dan mana pengunjuk rasa."Kalau aparat salah mengidentifikasi dan menangani ini bisa fatal akibatnya. Aparat semestinya tidak mudah terprovokasi situasi, harus cermat dan lebih bijak," pungkas Jazuli.(rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Peristiwa

Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur

Peristiwa

Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai

Peristiwa

Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo

Peristiwa

Kongres VI Demokrat Bakal Pilih Ketum hingga Pengisi Posisi Bendum

Peristiwa

Bentangkan Bendera Raksasa, Berikut 13 Tututan Demonstran 'Indonesia Gelap'