Aksi Protes Warani Sertijab Eselon III dan IV RS Adam Malik

- Kamis, 03 November 2016 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/9309_Aksi-Protes-Warani-Sertijab-Eselon-III-dan-IV-RS-Adam-Malik-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
RSUP Adam Malik Medan.
Beritasumut.com-Aksi protes mewarnai jalannya serah terima jabatan (sertijab) pejabat eselon III dan IV RSUP H Adam Malik, Kamis (3/11/2016). Hal ini disebabkan karena Kasubag Humas Sairi M Saragih menolak posisi jabatannya yang baru sebagai Kepala Admission.

 

Sairi sendiri sebelumnya juga sempat menolak ketika akan diberikan Surat Keputusan (SK) oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Adam Malik, Bambang Prabowo dalam sertijab di Aula RSUP Adam Malik itu. Hingga tiga kali, namanya dipanggil oleh protokol, namun ia menolak untuk maju.

 

Sairi sendiri mengaku, dirinya memang tidak bisa menerima posisi jabatan yang diserahkan kepadanya. Sairi berpendapat adanya ketidakadilan yang sudah dilakukan oleh Direksi RSUP Adam Malik dalam hal penempatan struktural."Saya tanyakan UU berapa saya tidak bisa di Instalasi gizi, tapi tak ada yang bisa menjawab. Saya harap Direksi bisa bijaksana dan arif, jangan berdasarkan selera subjektifnya saja," ungkapnya kepada wartawan.

 

Lebih lanjut, Sairi menjelaskan, mengapa dirinya ngotot untuk ditempatkan di Instalasi gizi, dikarenakan berdasarkan kriteria, dirinya sudah sangat tepat untuk menempati posisi tersebut.

 

Sebab, Sairi mengatakan, berdasarkan pendidikan, golongan, dan kinerjanya selama di RS Adam Malik, posisi itu seharusnya dapat dipertimbangkan oleh direksi."Begitu saya menyelesaikan S2, saya dikeluarkan dari instalasi gizi sebelum saya diberi kesempatan menerapkan ilmu saya. Kedepan hal ini akan saya tanyakan kepada ibu Menkes dan Pak Jokowi," kesalnya.

 

Direktur Utama RSUP H Adam Malik, Bambang Prabowo ketika dikonfirmasi menolak untuk memberikan jawaban. "Tidak tidak," sebutnya saat berjalan keluar dari Aula usai sertijab dilangsungkan.

 

Direktur SDM dan Pendidikan, Dr Purnamawati MARS mengatakan, penempatan Sairi sebagai Kepala Admission dikarenakan RSUP Adam Malik membutuhkannya. Karena, di instalasi tersebut kinerjanya berupa screening, kasir dan juga kemasyarakatan yang dinilai tidak jauh berbeda dengan kinerja Sairi disaat mengisi posisi kehumasan."Yang kita angkat di instalasi gizi kan S2 juga. Hal ini berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat direksi, lalu kita usulkan ke Dirut, dan Dirut setuju," pungkasnya. (BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

RS Adam Malik Medan Segara Bangun Gedung Khusus Onkologi

Peristiwa

Rayakan Ultah ke-31, RS Adam Malik Berikan Harga Spesial untuk Pemeriksaan Kesehatan

Peristiwa

Rumah Sakit Adam Malik Medan Kembali Berhasil Lakukan Transplantasi Ginjal

Peristiwa

Mensos Kunjungi Anak Selamat dari Pembunuhan Sadis di Mabar

Peristiwa

Hari Kanker Sedunia, Dirut RSUP H Adam Malik Serahkan Bingkisan untuk Pasien Kanker

Peristiwa

Dokter Spesialis Anastesi Jantung di Sumut Hanya Berjumlah Empat