Inilah Strategi Kapoldasu Tingkatkan Kepercayaan ke Masyarakat Sumut

- Jumat, 28 Oktober 2016 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/3168_Inilah-Strategi-Kapoldasu-Tingkatkan-Kepercayaan-ke-Masyarakat-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat memberi arahan kepada para Pejabat Utama, Kapolres, Wadir, Kasubbid, Kasubdit dan Kasat/Kapolsekta jajaran Polrestabes Medan.
Beritasumut.com-Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) terhadap polisi, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Adhi Prawoto menyampaikan kebijakan dan strateginya kepada para Pejabat Utama, Kapolres, Wadir, Kasubbid, Kasubdit dan Kasat/Kapolsekta jajaran Polrestabes Medan.

 

"Diminta kepada seluruh anggota agar meningkatkan kinerja, mendekatkan polisi dengan rakyatnya, pembenahan kultur dan peningkatan kemampuan mengelola media," terang Jenderal Bintang Dua ini di Aula Kamtibmas Mako Polda Sumut, Jumat (28/10/2016).

 

Menurut Rycko, ada tiga strategi yang harus dilakukan kepada seluruh jajarannya. Pertama meningkatkan kinerja dan modernisasi. Artinya polisi harus membangun pola pikir yang modern, meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, memberikan pelayanan yang simpatik, mendekatkan polisi dengan warganya, membasmi kejahatan dan pelanggaran. 

 

Bukan itu saja, polisi juga harus menekan dan mencegah pelanggaran dilakukan anggota Polri. Kelola konflik sosial yang berinflikasi kontijensi, berantas premanisme dan jaga solidaritas dengan kesatuan TNI.

 

Kedua, melakukan pembenahan kultur. "Maksudnya, anggota Polri harus melakukan tindakan yang profesional, menegakkan budaya prilaku koruptif, merubah prilaku anggota yang arogansi, tidak ada lagi tindakan kekerasan yang berlebihan dan hapus gaya hidup hedonisme atau pamer kekayaan.

 

Dan ketiga, yang paling penting adalah, meningkatkan kemampuan mengelola media. Maksudnya di sini adalah, anggota Polri diharapkan mau belajar dan berlatih untuk dapat berkomunikasi dengan baik terutama dengan media."Kita harus menguasai permasalahan dan memiliki rasa ingin tahu secara detail, terhadap peristiwa yang terjadi," ungkap lulusan terbaik Akpol 1988 B.

 

Di samping itu, tegas mantan Kapolres Jakarta Utara ini, para pejabat kepolisian diminta melakukan kunjungan kerja ke kantor media agar anggota Polri jangan menghindari awak media. "Anggota Polri jangan menghindari awak media," jelasnya.

 

Di akhir arahannya, Kapolda Sumut mengucapkan banyak terima kasih kepada semua anggota yang telah hadir untuk meluangkan waktunya."Saya berharap agar seluruh anggota Polri sejajaran Polda Sumut mempedomani kebijakan dan strategi yang telah saya sampaikan, sehingga tercapai polisi masa depan yang profesional, modern dan terpercaya," pungkasnya. (BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel

Peristiwa

Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik

Peristiwa

Polda Sumut Tangkap 164 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

Peristiwa

Sepuluh Pejabat Utama Polda Sumut dan 13 Kapolres Dimutasi

Peristiwa

Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Safari Ramadan di Menteng, Beri Santunan Anak Yatim

Peristiwa

Operasi Keselamatan Toba 2025 Resmi Berakhir, Polda Sumut Temukan Ribuan Pelanggaran Lalulintas