Beritasumut.com-Warga Medan memberikan apresiasi positif terkait dibentuknya Satgas Saber Pungli. Pasalnya, sejak adanya Satgas tersebut, razia liar yang kerap dilakukan oknum polisi di beberapa kawasan Jalan di Kota Medan tak lagi nampak. "Para petugas yang bisa mangkal di lokasi untuk melakukan razia tidak mau lagi dan tidak ingin terpantau oleh penegak hukum lainnya, jadi mereka takut tertangkap," ujar Rudi, warga Marendal yang mengaku senang dengan adanya Satgas Saber Pungli, Rabu (26/10/2016). Rudi menyebutkan, sebelum ada Satgas tersebut, biasanya beberapa oknum polisi kerap melakukan razia liar di kawasan simpang empat Marindal, simpang empat Imam Bonjol, simpang tiga Alfalah, simpang empat Titi Kuning dan beberapa lokasi lain."Kalau pun ada melakukan razia, sudah pasti menggunakan plang razia, didampingi provost dan Kanitnya yang ingin menegakan peraturan," terang Rudi. Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto kepada wartawan mengungkapkan pihaknya harus melakukan evaluasi seluruh program yang sudah berjalan baik di Polrestabes Medan. Sehingga lanjutnya memperbaiki program yang belum berjalan. Mardiaz menambahkan, pihaknya harus tetap menjaga soliditas dan tetap waspada dalam membaca situasi Kamtibmas yang berkembang di tengah masyarakat. "Anggota Polrestabes Medan juga dingatkan agar hati-hati dan jangan bertindak ceroboh terkait dengan OTT. Sebab Satgas Saber Pungli yang dibentuk Presiden Jokowi telah bekerja di lapangan di seluruh sentra pelayanan," jelasnya. Dia meminta, polisi menjadi bagian penting dalam program ini."Jadi harus selalu mawas diri dan tetap bekerja dengan baik sesuai kewenangan dengan baik sesuai kewenangan Polri yang telah diatur Undang-undang, serta laksanakan perintah atasan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab," pungkas mantan Wadir Dit Krimsus Polda Sumut ini. (BS04)