IRT Tewas Ditembak, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

- Jumat, 21 Oktober 2016 20:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/372_IRT-Tewas-Ditembak--Keluarga-Desak-Polisi-Tangkap-Pelaku.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Penembakan
Beritasumut.com-Aksi penembakan brutal menewaskan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Indri Wahyuni (27) di kediamannya, Komplek Torganda, Jalan Bunga Raya, Kecamatan Medan Tuntungan. Untuk itu, keluarga besar korban mendesak polisi agar bisa mengungkap kasus pembunuhan sadis dimana sang istri tewas bersimbah darah dihadapan suaminya yang diborgol oleh pelaku.

 

"Saya selaku tetangga dekat dan sudah sebagai keluarga, meminta polisi bisa menangkap pelakunya yang menggunakan senpi laras pendek,"  ucap Sani yang pernah tinggal satu komplek bersama korban di Perumahan Rolinata, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Jumat (21/10/2016).

 

Sani mengaku, semasa hidup, korban memiliki karakter yang sopan dan santun. "Baik kali dia orangnya. Jiwa sosialnya tinggi. Pernah ada tetangga saya yang masuk rumah sakit kurang uang perobatannya, korban yang bantu. Bukan itu saja, kalau masalah kemalangan misalnya, korban dan suaminya, Saiful Rizal (28) yang paling cepat perhatian," ujarnya.

 

Menurut dia, kematian korban tidak diterima oleh keluarga besarnya. Sebab, korban tidak menginginkan suaminya itu diboyong oleh para pelaku. "Kalau menangkap silahkan saja, jangan istrinya menjadi korban, padahal suaminya sudah diborgol dan tidak akan melakukan perlawanan lagi," bebernya.

 

Karena itu, kasus yang sudah membuat risau itu harus diusut tuntas. "Sudah jelas semuanya, selongsongan peluru sudah menjadi barang bukti. Keluarga sejahtera yang dibina korban juga sudah hancur semuanya, " pungkasnya.

 

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto kepada wartawan di Mapolrestabes menuturkan, kasus penembakan yang menyebabkan indri tewas masih dalam penyelidikan petugas Polrestabes Medan.

 

"Sudah enam orang saksi yang telah diperiksa termasuk suami korban," jelas Mardiaz. Kapolrestabes Medan ini juga mengakui, barang bukti selonsongan peluru yang ada di Komplek Torganda juga sudah diamankan.

 

"Kasus itu akan dituntaskan polisi yang sudah ambil alih dalam penyelidikannya," tandas mantan Wadir Krimsus Polda Sumut ini. Diketahui juga pelaku penembakan yang belum ditangkap masih berkeliaran di Kota Medan. Masyarakat sangat resah dengan belum tertangkapnya pelaku tersebut. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Karena Suami Tak Berkabar, Proses Hukum IRT Tewas Ditembak Tertunda

Peristiwa

Polisi Terus Lakukan Perburuan Pelaku Penembak Indri di Komplek Tor Ganda Medan Tuntungan

Peristiwa

Indri Tewas Ditembak OTK di Depan Rumahnya di Komplek Torganda Medan Tuntungan

Peristiwa

Pelaku Penembakan Indri Wahyuni Masih Diburu Polrestabes Medan