Beritasumut.com-Konjen Jepang di Medan, Hirofumi Morikawa mengatakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup adalah dengan pendidikan lingkungan kepada masyarakatnya, terutama untuk daerah industri. Hal ini disampaikannya dalam peresmian proyek pengadaan truk pengangkut sampah, di Kelurahan Sicanang, Medan Belawan, Kamis (20/10/2016). Dijelaskan Hirofumi, Kota Kitakyushu di Jepang, sekitar 50 tahun lalu, merupakan kota yang paling tercemar di Jepang karena berperan sebagai daerah industri. "Namun, saat ini kota Kitakyushu menjadi kota yang paling bersih, bahkan merupakan salah satu kota yang paling bersih di seluruh dunia, dan para ahli maupun tokoh di bidang lingkungan dari berbagai negara datang berkunjung untuk melakukan observasi ke sana," paparnya. Perbaikan lingkungan di Kota Kitakyushu, ujar Hirofumi, awalnya dimulai dari berbagai upaya yang dilakukan oleh kaum ibu karena menginginkan lingkungan yang lebih sehat bagi anak-anaknya. Upaya-upaya tersebut melibatkan berbagai pihak lain seperti, pemerintah daerah, organisasi pendidikan, pengusaha, dan mewujudkan perbaikannya melalui kerjasama dari semua pihak terkait. "Saat ini, pelajaran pendidikan lingkungan menjadi salah satu pelajaran yang diharuskan dalam kurikulum di sekolah-sekolah yang ada di Kota Kitakyusyu, yang mengajarkan pentingnya konservasi lingkungan. Seperti pengalaman di Kota Kitakyushu, perbaikan lingkungan memerlukan kerjasama dari semua pihak terkait, tidak hanya pemerintah. Tapi masyarakat kota Medan juga diharapkan dapat memahami itu," sambungnya. Pengadaan Truk Pengangkut Sampah untuk Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk Sicanang, merupakan realisasi dari bantuan hibah Pemerintah Jepang tahun anggaran 2015 program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects, yang diberikan kepada Perkumpulan Arta Jaya sebagai bentuk kerja sama, dukungan dan wujud kepedulian dari masyarakat Jepang kepada masyarakat Indonesia. Penandatanganan kontrak hibah Proyek Pengadaan TrukPengangkut Sampah untuk Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk Sicanang senilai Rp508 juta, yang telah dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2016. Melalui bantuan kerja sama hibah pengadaan truk pengangkut sampah ini, diharapkan pengelolaan operasional Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk Sicanang, yang merupakan realisasi program JICA sebagai wujud kerja sama antara Pemerintah Kota Kitakyushu Jepang dengan Pemerintah Kota Medan melalui BLH Medan, dapat berjalan dengan lebih maksimal, sehingga dapat mengurangi timbunan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengatasi masalah sampah di Kota Medan. Turut hadir dalam kegiatan itu, Konjen Jepang, Hirofumi Morikawa, Ketua Perkumpulan Arta Jaya, Armawati Chaniago dan Kepala BLH Medan, Arief Tri Nugroho, Ketua Perkumpulan Arta Jaya, Armawati Chaniago menyambut baik bantuan hibah truk pengadaan pengangkut sampah. Pasalnya, selama ini operasional bank sampah terkendala karena kurangnya truk pengangkut. “Kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Dengan adanya bantuan ini tentu akan membuat operasional pengangkutan sampah dari kelompok-kelompok pengumpul dan masyarakat di Sicanang bisa lebih efektif,” tandas Armawati. (BS03)