Mobil Dipinjam Tak Kembali, Dahlan Lapor ke Polisi

- Rabu, 19 Oktober 2016 20:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/8429_Mobil-Dipinjam-Tak-Kembali--Dahlan-Lapor-ke-Polisi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Eko Suyono, pelaku penggelapan mobil Dahlan.
Beritasumut.com-Dahlan (53) warga Jalan Karang Anyar No 1, Pasar 8 Marendal, Patumbak kehilangan satu unit mobil toyota Kijang Innova BK 1676 IC. Mobil tersebut diduga dibawa kabur oleh jaringan sindikat penggelapan mobil.

 

Hal ini dikatakan Dahlan kepada wartawan di depan Mapolrestabes Medan, Rabu (17/10/2016) sore. Menurutnya, mobil miliknya awalnya dipinjam Eko Suyono untuk mengantar keluarganya pesta di Kabanjahe."Awalnya, tersangka Eko pinjam mobil ke anak saya bernama Ramadhan pada Senin (5/9/2016). Lalu saya bilang kawan yang bagaimana dengan Eko Suyono kata anak saya kawan sesama supir karena tidak menaruh curiga akhirnya kunci mobil pun kukasih dan juga STNK," jelas Dahlan.

 

Tanpa sepengetahuannya, ternyata mobil itu direntalkan Eko Suyono (37) ke Fahmi. Dari sinilah dirinya mengetahui bahwa kedua pelaku ini termasuk sindikat spesialis penggelapan mobil. Karena Fahmi ini pernah juga membawa kabur mobil Toyota Avanza bernopol W 1670 AO atas nama BPKB:Pariaman Sinaga. Berdasarkan nomor surat pengaduan LP/2222/K/IX/2016/Resta Medan,tanggal 17-9-2016.

 

"Saya percaya oleh Satreskim Polrestabes Medan mampu menggungkap jaringan sindikat ini hingga tuntas, saya percaya bukan hanya saya yang menjadi korban masih banyak lagi korban lainnya," jelasnya.

 

Dahlan mengaku seperti terhipnotis saat pelaku meminjam mobilnya. Bahkan, dirinya menaruh percaya dan tanpa ada curiga saat Eko membawa mobilnya."Saya diajak oleh Eko ke Pekanbaru, Dumai, Bagan Batu, Pasir Pangarayang, Simalungn, Rantauparapat, Cikampak, Tg Balai dan hampir semua daerah kami lalui, rasanya dua minggu itu seperti di hipnotis karena saya menuruti kemauan Eko saja tanpa membantah sekalipun, sejak saya sadar uang sudah mulai menipis ternyata uang keluar untuk cari mobil keluar biayanya habis Rp20 juta lebih," jelas Dahlan.

 

"Dalam perjalanan kami ke daerah-daerah itu Eko dengan Fahmi saling berhubungan melalui sms, dari sinilah aku sadar ternyata mereka berdua ada konspirasi terselubung," ucap Dahlan.

 

Tak terima mobilnya raib begitu saja, akhirnya Dahlan membuat laporan pengaduan terhadap Eko Suyono (37) warga Simpang Tanjung Sari, Jalan Karya Indah No 23, Kecamatan Medan Sunggal. Sesuai dengan laporan polisi Lp/2264/K/IX/2016/Resta Mdn tanggal 22 September 2016.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KPK: Mobil dari Erdogan untuk Prabowo Pemberian Kenegaraan, Tak Perlu Lapor

Peristiwa

Anggaran Kementerian BUMN Dipangkas Rp 115 M, Sewa Mobil Listrik Diganti Hybrid

Peristiwa

Presiden Prabowo Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik

Peristiwa

Cak Imin Harap Mobil Listrik Bisa Jadi Ekosistem Baru di Indonesia

Peristiwa

Pemprov Sumut Serahkan Hibah Mobil Dinas untuk Polda Sumut

Peristiwa

Turnamen E-sport Multinasional MLBB x OPPO Smooth Legend Cup Digelar di 6 Kota Besar Indonesia dan 6 Negara Asia Tenggara