Beritasumut.com-Medan Safety Driving Centre (MSDC) yang terletak di kawasan Jalan Bilal Medan hingga kini masih beroperasi untuk melayani masyarakat yang ingin mendapatkan sertifikat SIM.Padahal sebelumnya, MSDC tersebut sudah distanvaskan oleh DPRD Medan, Masyarakat menilai pernyataan keras yang digulirkan oleh anggota DPRD Medan tidak begitu ampuh untuk menutup MSDC. "Meski masih sepi, MSDC masih beroperasi untuk melayani masyarakat," ujar Rosa, warga Jalan Bilal, Medan, Senin (17/10/2016). Rosa menyebutkan, jika pengelola MSDC memiliki banyak relasi, sehingga tidak takut ditindak oleh anggota dewan yang sudah melakukan keputusan bijak untuk menutup MSDC. Pasalnya, dari persoalan yang sudah dilakukan itu, MSDC ilegal dan bermasalah."Mereka (pengelola MSDC) tidak takut ditindak oleh anggota dewan, padahal anggota DPRD Medan itu perwakilan dari masyarakat juga yang harus dihormati," ujarnya. Ditambahkannya, masyarakat sudah bisa mengurus SIM di Sat Lantas Polresta Medan. Di lokasi itu, masyarakat bisa mengurusnya asalkan memenuhi syarat untuk mendapatkan SIM. "Masyarakat harus dilayani dengan baik jangan dipersulit untuk mendapatkan keuntungan," bebernya. Sementara itu, Jimmi disebut pengelola MSDC di Jalan Bilal saat dikonfirmasi mengenai distanvaskannya MSDC itu melalui telepon seluler enggan menjawabnya.Jimmi yang pernah dikonfirmasi wartawan beberapa pekan lalu mengatakan, pengelolaan MSDC tidak lagi dikelolanya. Dia mengatakan, sudah berada di Jakarta. "Tidak ada urusan saya dengan MSDC," pungkasnya singkat. (BS03)