Beritasumut.com-Dua pelaku pembobol Alfamart di Desa Batang Kuis Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Minggu (16/10/2016) dinihari, dihajar warga.Keduanya adalah Abdul Ahmad (30) dan Ariadi Nata (30), warga Kampung Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan. Sebelumnya, kedua pelaku meminjam becak motor Shogun tanpa plat milik Ikbal temannya, Ahmad ayah satu anak dan Ariadi Nata berangkat dari kediaman mereka berniat mau menjumpai Bambang temannya yang menetap di Bandar Selamat untuk mencari kerja bangunan. Bambang pun berjanji kepada Ahmad dan Ariadi Nata mulai kerja membangun ruko di Mandala. Selanjutnya, Ahmad meminjam uang kepada Bambang agar ada ditinggalkan di rumah untuk belanja selama bekerja ikut Bambang. Mendengar permintaan Ahmad itu Bambang pun memberikan uang Rp 1 juta kepada Ahmad. Lalu Ahmad dan Ariadi yang merupakan abang sepupu Ahmad beranjak dari rumah Bambang. Namun saat melintas di depan Alfamart, timbul niat Ahmad untuk membobolnya dan Ariadi Nata mau saja ketika diajak Ahmad. Becak motor pun diparkirkan di depan Alfamart. Dengan menggunakan linggis dan obeng yang telah disiapkan, pintu Alfamart berhasil dibobol. Keduanya memasukkan cokelat, shampo, handbody, sikat gigi, biore, sabun berbagai merk, milo, 12 goni beras masing-masing seberat 5 kg, 169 bungkus rokok berbagai merk ke dalam goni dan diangkut kedalam becak. Aksi kedua pelaku ini ketahuan warga yang sedang melintas dari depan Alfamart. Warga mendatangi kedua pelaku tapi kedua pelaku justru melarikan diri dengan becak motor yang telah berisi barang curian.Warga pun mengejar becak motor yang dipaki kedua pelaku. Pengejaran warga membuahkan hasil karena kedua pelaku berhasil dihentikan di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan. Tanpa dikomando, massa pun menghajar kedua pelaku hingga babak belur. Nyawa kedua pelaku tertolong karena Polsek Batang Kuis yang mendapat kabar turun ke lokasi kedua pelaku dimassa dan mengamankan kedua pelaku ke komando. Di Polsek Batang Kuis, Ahmad mengaku aksi mereka hanya spontan saja. Menurut pria yang tidak tamat SD ini, barang hasil curian pun belum tahu dijual kemana. “Aku kenal Bambang saat kami sama-sama kerja bangunan di Pekanbaru, Riau,” katanya. Kasubbag Humas Polres Deli Serdang AKP M Agustiawan mengatakan kedua tersangka masih diperiksa dan dikembangkan oleh Polsek Batang Kuis. “Keduanya masih diperiksa secara intensif,” pungkasnya. (BS05)