Beritasumut.com-Puluhan warga Lingkungan II, Kelurahan Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam menghadang truk pengangkut tanah timbun proyek pembangunan jalan tol Kuala Namu–Tebing Tinggi, Rabu (12/10/2016). Penghadangan ini merupakan bentuk protes warga atas rusaknya jalan yang selama ini digunakan warga akibat dilintasi truk pengangkut tanah timbun dan material pembangunan jalan tol Kuala Namu–Tebing Tinggi. Dedi salah seorang warga mengatakan pihak pekerja proyek jalan tol menutup jalan yang biasa dilalui warga. Sebagai alternatif jalan warga pun dialihkan. Namun sayangnya jalan alternatif ini rusak sehingga mengganggu aktifitas warga. “Jalan kami dialihkan ke jalan yang rusak sehingga aktifitas warga seperti berangkat mau kerja, mengantar anak sekolah terganggu,” ujarnya. Menurut Dedi, pihak pekerja proyek telah menutup jalan desa yang biasa dilalui warga dan dialihkan tanpa ada pemberitahuan. (BS05)