Beritasumut.com-Walikota Medan HT Dzulmi Eldin memarahi Kepala Dinas Bina Marga Medan Khairul Syahnan, saat melakukan tinjauan perbaikan drainase di Simpang Jalan Darussalam, Medan Petisah, Senin (10/10/2016). Eldin yang langsung melihat ada tumpukan batu pecahan yang menumpuk di tengah-tengah parit. Ternyata tumpukan batu pecahan itu adalah penutup drainase yang terbuat dari semen yang dicor kemudian dihancurkan oleh petugas lapangan dan dibiarkan. Alhasil, akibat pengerjaan dari Dinas Bina Marga Kota Medan yang tak kunjung selesai, tumpukan batuan itu membuat saluran parit tidak lancar. Airparit pun tumpah ke jalan tatkala hujan datang. Kemarahan Eldin pun memuncak saat ia sedang melihat petugas di lapangan duduk-duduk. Eldin pun memarahi Syahanan dan petugas di lapangan yang bernama Sugiroto. "Duduk–duduk pula kalian di situ. Angkat itu," kata Eldin denga nada emosi. Emosi ini tidak tertahan lantaran sistem pengerjaanya yang salah. Pengerjaan terkesan kejar tayang. Belum tuntas di satu titik, sudah dipindahkan ke titik lain.“Kalau ini mau dikerjakan, yang itu jangan dibongkar dulu. Kalau yang ini banjir, ngapain itu dibongkar,” ungkapnya. Orang nomor satu di Pemko Medan itu menginginkan pengerjaan tersebut harus fokus. Tidak semua dikerjakan. Akibatnya terkesan terbengkalai dan merugikan masyarakat.“Maunya setelah selesai ini. Baru dikerjakan yang lain. Tidak seperti ini. Ini belum tuntas, sudah dikerjakan. Bukan kejar tayang. Tapi, harus fokuslah,” ucapnya usai melakukan tinjauan kepada wartawan.(BS03)