Beritasumut.com-Leonard Simorangkir (34), warga Jalan Satria, Perum Griya Satria, Kelurahan Lalang, Kecamatan Sunggal melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Sunggal, Kamis (06/10/2016) pagi. Peristiwa yang dialami oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perpajakan Kota Binjai ini terjadi persis di Jalan Binjai dekat Asrama Abdul Hamid, Simpang Diski, Desa Sei Mayang Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Menurut Leo, kejadian itu berawal saat dirinya hendak pergi ke kantor. Belum lagi jauh berjalan dari rumahnya, tiba-tiba mobil pick Up Suzuki Carry berwarna hitam bolak-balik mengklakson-klason dari belakang. "Saya baru keluar dari rumah, belum seberapa jauh dari rumah, ada mobil Suzuki Carry Pick-up mengklason-klakson dan menggeber dari belakang. Lalu saya minggir tapi mobil itu tak mau melaju ke depan. Mobil pick upnya warna hitam, BK 8338 RA atau DA gitulah, tapi saya lihat nopolnya itu kurang jelas," ujarnya saat di kantor polisi. Tiba-tiba mobil pick up itu menyalip sepeda motor Supra 125 yang dikendarainya. Diapun hampir terjatuh. Kemudian Leo mengambil batu dan mengejar pick-up itu dan melemparnya."Sudah disalip gitu, aku hampir jatuh dan kemudian aku berhenti sambil mengambil batu. Jadi kukejar dan kulempar mobilnya, tapi batu itu masuk di bak pick up," ungkap Leo. Setiba dekat Simpang Diski, Desa Sei Semayang, pelaku memberhentikan mobil pick-upnya dan keluar. Melihat itu Leo pun melarikan diri. Melihat Leo melarikan diri, mobil pick up tersebut mengejar dan menabrak Leo hingga dirinya terjatuh.Tak puas melihat Leo terjatuh, sopir pick up tersebut kemudian berhenti dan menganiaya Leo. "Sudah saya disambar dan terjatuh, kepala saya dipukulinya sebanyak 5 kali dan juga ditunjang. Kemudian mereka mengambil kunci sepeda motor milik saya. Lalu mereka melarikan diri. Untung ada teman saya yang lewat dan menolong saya," jelas Leo. Leonard kemudian melaporkan peristiwa naas itu ke Polsek Sunggal dengan nomor polisi LP/1520/K/X/SPKT Polsek Sunggal tertanggal 06 Oktober 2016."Ya kita habis melapor tadi, sebelumnya kita diarahkan visum dulu ke Rumah Sakit Bina Kasih Sunggal, selesai itu kita kembali ke Polsek dan dimintai keterangan terkait kejadian yang saya alami," terangnya. Panit Polsek Sunggal, Ipda Martua Manik saat dikonfirmasi meminta agar korban secepatnya dapat menghadirkan saksi peristiwa tersebut"Iya kita minta agar korban secepatnya menghadirkan saksinya dan kita dapat memprosesnya segera," jelas Martua.(BS04)