Beritasumut.com-Bayi lelaki berusia 1,5 bulan yang dibuang di selasar (lorong) Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU dr Pirngadi, Medan, Senin (03/10/2016) lalu, hingga masih mendapatkan perawatan di ruang V/Tanjung rumah sakit (RS) tersebut. Kasubag Hukum dan Humas RSU dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin mengatakan, terkait urusan adopsi bayi yang oleh walikota Medan, T Dzulmi Eldin diberi nama Rizki itu, pihaknya menyerahkan wewenang sepenuhnya ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan. Sementara, RS Pirngadi hanya bertanggung jawab dalam perawatan secara medis saja."Kalau untuk adopsi bukan wewenang kita (Pirngadi). Persoalan ini sepenuhnya kita serahkan ke Dinsos," ungkapnya, Rabu (5/10/2016). Edison mengaku, saat ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinsos Kota Medan terkait penemuan bayi itu. Hanya saja, koordinasi yang sudah dilangsungkan, masih sebatas urusan perawatan si bayi di RS. Sementara, sambung Edison, kondisi bayi kini dalam keadaan yang sehat. Dan akan terus dirawat sampai selanjutnya harus diserahkan ke Dinas Sosial."Itu tergantung dokternya. Jika sudah dianggap betul-betul sehat, baru selanjutnya bayi itu akan diserahkan," tegasnya.(BS03)