Beritasumut.com-PHBI Pematangsiantar bersama Pemko Pematangsiantar memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 H yang dipusatkan di Lapangan Haji Adam Malik Simarito, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (02/10/2016). Acara yang dilaksanakan mulai Pukul 06.00 diawali dengan gerak Jalan Santai penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 Hijriah Kota Pematangsiantar, dengan hadiah Lucky Draw adalah 1 Tiket Ibadah Umroh dan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar oleh Al Muqarrom Syeikh Ahmad Rajagukguk MA. Dalam acara ini, juga turut dilantik Hj Rayani Purba sebagai Ketua Pengurus Komunitas Bilal Mayyit Siantar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar Drs H Abd Rahman Harahap MA dan Masing-masing organisasi ini dilengkapi dengan unsur pengurus lainnya untuk masa bakti 2016-2021. Dilansir dari laman resmi kemenag.go.id, Pejabat Walikota, Jumsadi Damanik berharap bahwa umat Islam di Kota Siantar harus bersatu-padu mengembangkan pembinaan terhadap generasi Islam melalui berbagai kegiatan keagamaan. "Kualitas amal dan ibadah harus terus ditingkatkan agar keislaman kita semakin baik dan bermanfaat bagi banyak orang. Selama saya menjabat di kota ini, telah banyak kita lakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka pengembangan dan pembinaan umat. Saya berharap, semua itu bisa kita kembangkan lagi dimasa-masa mendatang," ungkapnya. Sementara itu, Al Muqarrom Syeikh Ahmad Rajagukguk MA dalam ceramahanya mengatakan, "Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi sekalian alam) yang senantiasa menjaga Kerukunan (toleransi), Kedamaian dan Menghormati pemeluk agama lain.Menegakkan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, bukan berarti disikapi dengan fanatik buta. Tetapi harus dilakukan dengan semangat toleransi, kerukunan serta kedamaian. Karena agama Islam mengajarkan keselamatan kepada semua orang, tanpa harus mengkotak-kotakkan satu dengan yang lain." "Filosofi Hijriyah adalah bagaimana menghadirkan semangat persatuan dan kemenangan berijtihad dengan diri dan harta. Dan jangan pernah membawa-bawa agama untuk kepentingan politik sesaat," tegas Ahmad Sabban Rajagukguk Ustadz kondang yang mendukung penegakan ekonomi syariah ini. Selain itu, dia juga mengajak seluruh umat Islam untuk tidak melupakan sejarah masuknya Islam ke Sumatera Utara melalui Barus di masa lalu yang dibawa oleh para syekh dan ulama dari Tanah Arab. (BS02)