Beritasumut.com-Diduga mengalami sakit jantung dan stroke, seorang pengusaha grosir, Jansen (62), warga Jalan Kampung Aur, No 21 A, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup di dalam rumahnya, Rabu (28/09/2016) pagi. Informasi di Mapolsek Medan Kota menyebutkan, penemuan mayat itu pertama kali ditemukan karyawan korban, Sumiati alias Ame (41), warga Kapung Aur, No.22 A. Pagi itu, Ame yang hendak bekerja melihat pintu toko masih tertutup rapat. Menduga si bos masih tertidur, Ame lantas mencoba membangunkan korban dengan menggedor pintu toko dan menelpon Jansen.Namun tak ada jawaban dari Jansen. Ame pun curiga, dia kemudian memanggil Kepala Lingkungan (Kepling) IV Aur, Yahdi Sabil (32) untuk membantunya mengecek keadaan rumah. Yahdi Sabil selanjutnya menghubungi anak korban, Reagen (29), warga Jalan Letjen Jamin Ginting, No.30, Simpang Gardu. Sesampainya Reagen, Yahdi Sabil meminta izin untuk memanjat ke lantai 2 rumah korban supaya bisa masuk ke dalam. Setibanya di dalam rumah, Yahdi pun menemukan korban sudah terkapar tak bernyawa dengan posisi telungkup tanpa mengenakan celana serta kotoran korban berserakan di lantai. Kemudian, Yahdi Sabil langsung membuka pintu dari dalam disaksikan perwakilan personel Bhabinkamtibmas Polsek Medan Kota, Aiptu A Samosir. "Korban sudah 3 tahun menderita sakit stroke dan jantung. Selama ini, almarhum juga tinggal sendiri di rumahnya setelah istrinya meninggal 3 tahun lalu," sebut Yahdi Sabil. Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. "Iya benar, tadi ada penemuan mayat di dalam rumah. Diduga, korban tewas lantaran sakit stroke dan jantung yang selama ini dideritnya. Terhadap jenazah korban tidak dilakukan visum et refertum (VER), sehubungan anak korban menolak dan korban langsung dibawa ke tempat persemayaman terakhir di Jalan Bintang Medan," pungkasnya.(BS04)