Terkait Kerusuhan di Tapsel, Anggota DPRD Sumut Peringatkan Polda Sumut

- Selasa, 27 September 2016 00:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/2434_Terkait-Kerusuhan-di-Tapsel--Anggota-DPRD-Sumut-Peringatkan-Polda-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Polda Sumut.
Beritasumut.com-Polda Sumut hingga kini belum juga mampu menangkap dalang kerusuhan di Tapanuli Selatan, beberapa waktu lalu. Bahkan Polda Sumut terkesan menutupi pelaku penebar kebencian yang mengakibatkan terjadinya konflik berbau Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).

 

Menanggapi kasus tersebut, anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan mewanti-wanti dan memperingatkan Polda Sumut agar tidak bermain-main dengan api jika tidak ingin terbakar.“Jangan bermain dengan api jika tidak ingin terbakar, jangan menutupi kasus itu jika tidak ingin disalahkan," kata Sutrisno, Senin (26/09/2016).

 

Apalagi, sambung politisi PDI Perjuangan ini, ada upaya untuk mencari tumbal di balik kerusuhan itu. Sebab, HBS dan RN diyakini bukanlah orang yang paling bertanggungjawab atau aktor utama di balik kerusuhan itu. "Sudah begini, janganlah mencari kambing hitam. Kasihan bapak itu (HBS dan RN) sudah tua dan mereka tidak faham teknologi," ujarnya.

 

Seharusnya, kata anggota Komisi C DPRD Sumut ini, polisi mau dan bersedia secara terbuka mengumumkan kepada Publik siapa dalang dari kerusuhan itu.Sehingga tidak ada pertanyaan dan warga sekitar merasa puas sehingga kedepan tidak akan mudah untuk terpancing.“Pasti ada orang yang sengaja menyebarkan print out dari status FB TDS. Orang itu yang harus dicari, siapa yang menyebarkan itu? Jikasampai sekarang Polisi belum mengetahuinya berarti ada indikasi lain di balik kerusuhan itu," terangnya.

 

Sebelumnya, seorang pelaku yang diduga telah menyebarkan selebaran ke sejumlah warung di Tapsel bernama Hasan Basri Ritonga (62) dan Rispan Nasution (32), dijemput pasukan TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 212 Padang Sidempuan, pada Kamis (22/9) lalu dari rumahnya.Keduanya diamankan pasukan TNI karena menyebar luaskan selebaran akun facebook Toni Darius Sitorus (TDS) yang berisi hinaan terhadap Agama Islam ke beberapa warung yang ada di Kota Padangsidempuan. 

 

Selebaran tersebut digandakan menjadi 90 eksemplar.Sehingga, sejumlah warga Desa Sihepeng Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan warga Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapsel tiba-tiba menyerang warga Desa Huta Pardomuan, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapsel. Akibatnya, empat warga Desa Aek Badak Julu mengalami luka-luka akibat tembakan senapan angin dan empat rumah warga Desa Huta Pardomuan rusak parah.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut

Peristiwa

Audiensi IKLAB RAYA, Erni Ariyanti Tanggapi Pemekaran Sumatera Timur dan Sekolah Unggulan

Peristiwa

Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur

Peristiwa

Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun

Peristiwa

Hari Pers Nasional, Sutarto Ajak Insan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Peristiwa

Pj Sekda Medan Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Sumut