Beritasumut.com-Banjir yang masih merendam puluhan rumah di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), membuat puluhan warga terpaksa bertahan di posko pengungsian. Mereka menunggu air surut kemudian kembali ke rumah masing-masing.Sebanyak 20 keluarga yang terdiri dari 83 orang hingga hari ini masih berada di posko pengungsian banjir di gudang Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Sumatera Utara yang berada di jalan lintas Sumatera kilometer 51.Mereka telah mengungsi ke tempat ini sejak rabu yang lalu, yang berasal dari Perumahan Cempa Indah yang terendam air banjir. Hari ini ketinggian air yang merendam rumah mereka mencapai seetengah hingga 80 sentimeter. Sebagian warga sempat pulang kembali ke rumah namum terpaksa harus balik ke posko karena air masih tinggi.Menurut Camat Kecamatan Hinai, Muhamad Nawi, saat ini seluruh pengungsi banjir dalam keadaan sehat dan aman. Pihaknya masih terus berusaha untuk mengurangi ketinggian air dengan memperbaiki pintu air yang mengarah ke Sungai Batang Serangan.“Saat ini untuk para warga masih belum ada keluhan sakit, dan kita dari pemerintahan saat ini sudah memperbaiki pintu air yang alirannya mengarah ke sungai batang serangan”, ujarnya.Para pengungsi juga membawa serta barang barang mereka dan peralatan masak memasak, anak anak yang berada di pengungsian juga tetap bersekolah, meskipun rumah mereka terendam banjir.Menurut para pengungsi, saat ini bantuan dari pemerintah Kabupaten Langkat dan Kecamatan Hinai telah datang berupa makanan, air bersih, alas tidur dan dapur umum.Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum para pengungsi, dinas sosial Kabupaten Langkat juga menyediakan dapur umum di dalam lokasi pengungsian.(BS08)