Beritasumut.com-Ketua DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah pada kesempatan itu, mengatakan, saat ini usia PPNI telah berada usia yang dewasa yakni 42 tahun telah berdiri. Sejalan dengan itu harus ada perbaikan dan peningkatan dari organisasi ini.Dua hal yang menjadi tantangan bagi PPNI saat ini. Pertama, di jaman Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berjalan saat ini, diharapkan mutu dari profesi perawat harus ditingkatkan khususnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Karena hal tersebut juga sesuai dengan program pemerintah pusat.Dalam Nawacita lanjutnya, program 50 ribu rumah sehat, peran perawat menurutnya sangat penting. Untuk itu PPNI berharap dengan dukungan seluruh anggota dan pemerintah, khususnya pemprovsu diharapkan perawat dapat memberikan kontribusi yang besar pada nawacita tersebut. "Tentunya dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan," ujarnya.Selain itu PPNI juga dihadapkan pada era Masyarakat Ekonomi Asean, yang intinya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu kita PPNI akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas SDM perawat. Karena perawat yang merupakan pelayan kesehatan merupakan salah satu poin yang disepakati dalam MEA."Kita akan terus tingkatkan kualitas SDM perawat, khususnya yang ada di Sumatera Utara, bukan hanya untuk dapat bersaing di era MEA. Yang terpenting peran perawat dapat meningkat demi pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat Sumatera Utara," sebutnya seraya menambahkan keinginan PPNI untuk dapat berkontribusi didalam pembangunan khususnya pembangunan di provinsi Sumatera Utara.(BS03)