Beritasumut.com-Hanya gara-gara masalah sepele, puluhan mahasiswa dari Fakultas Teknik Mesin dan Fakultas Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara (USU) bentrok, Jumat (23/09/2016) siang. Dengan menggunakan batu dan benda tumpul lainnya, para mahasiswa saling lempar.Keributan makin tak terbendung saat para mahasiswa juga melempar batu ke beberapa mahasiswa lainnya."Serang, serang, lempar ke mari kalian jangan kayak banci," teriak mahasiswa yang terlibat bentrokan. Personil kepolisian dari Sat Sabhara Polresta yang dipimpin, Kompol Siswandi dan Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic yang mendapatkan informasi langsung turun ke lokasi untuk membubarkan mahasiswa yang terlibat keributan.Akibat bentrok ini terdapat 10 korban luka."Ada 5 mahasiswa dari Teknik Sipil, dan 5 lagi dari Teknik Mesin jadi korban. Kami tadi sudah berdialog dengan pihak kampus dan untuk sekarang situasi sudah kondusif," sebutnya. Mantan Kapolsek Medan Barat itu tidak mengamankan satu pun mahasiwa dari perkelahian tersebut."Ini kejadian spontan, tetapi rektor sudah bilang, bilamana nanti terjadi bentrok lagi, tidak ada ampun kami dari pihak kepolisian akan bertindak tegas," ujarnya. Kompol Siswandi menambahkan, peristiwa bermula hanya dari masalah sepele."Awalnya sepele, jadi mahasiwa baru dari Fakultas Teknik Mesin pada pukul 11.OO WIB makan siang dekat Fakultas Teknik Sipil di Perpustakan, mereka diejek sama mahasiswa 'botak-botak' kata anak sipil, di situlah timbul permasalahannya," tutur Kompol Siswandi usai berdialog dengan pihak Dekan dan Rektor USU.(BS04)