Beritasumut.com-Warga korban banjir di Kabupaten Langkat Sumatera Utara mulai mengungsi ke posko-posko pengungsian. Banjir yang tak kunjung surut, membuat warga terpaksa mengungsi dan meninggalkan rumah mereka.Salah satu posko pengungsian adalah gudang Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Sumatera Utara yang berada di pinggir jalan lintas Sumatera tepatnya di kilometer 51 Kecamatan Hinai. Di posko ini terdata 18 keluarga yang telah mengungsi sejak tiga hari yang lalu. Para warga ini terpaksa meninggalkan rumah mereka karena ketinggian air banjir yang terus meningkat.Umumnya warga yang mengungsi adalah anak-anak, perempuan dan orang yang lanjut usia. Para pengungsi juga membawa serta barang barang mereka dan peralatan masak memasak. Anak-anak yang berada di pengungsian juga tetap bersekolah, meskipun rumah mereka terendam banjir.Menurut para pengungsi, saat ini bantuan dari pemerintah Kabupaten Langkat dan Kecamatan Hinai telah datang berupa makanan, alas tidur, dan dapur umum, namun mereka masih membutuhkan bantuan berupa makanan bayi dan selimut.“Bantuan makanan, tikar, dan tempat masak sudah ada diberikan oleh pemerintah, tapi kami masi butuh bantuan lagi untuk makannan untuk bayi,” ujar Asih salah seorang pengungsi banjir, Jumat (23/09/2016).Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum para pengungsi, Dinas Sosial Kabupaten Langkat juga menyediakan dapur umum di dalam lokasi pengungsian. Setiap waktu makan, para pengungsi akan dibagikan makanan dan minuman sampai mereka kembali ke rumah masing masing.(BS08)