Beritasumut.com-Memasuki hari ke empat, Jumat (23/09/2016), banjir masih melanda ribuan rumah di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, dengan ketinggian air mencapai 80 cm.Seribuan rumah di Kabupaten Langkat Sumatera Utara hingga hari ini masih terendam banjir. Banjir terjadi di lima kecamatan yakni Kecamatan Stabat, Tanjung Pura, Secanggang, Wampu dan Kecamatan Hinai.Banjir terparah hari ini terjadi di Kecamatan Hinai tepatnya di Desa Cempa, ratusan rumah warga di desa ini terendam banjir hingga ketinggian hampir satu meter. Warga yang rumahnya terendam banjir mengungsi ke tempat lain yang tidak terkena banjir.Menurut Sumito, salah seorang warga yang rumahnya terendam air, banjir akibat hujan lebat yang terjadi selama beberapa hari terakhir yang menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi rumah warga, hal ini diperparah dengan rusaknya pintu air yang berada di pinggir sungai.“Ini gara-gara hujan deras terus menerus selama beberapa hari ini, jadi sungai gak bisa nampung lagi, sampai meluap lah kemana mana, tambah lagi pintu air yang di pinggir sungai itu rusak pula,” ujarnya.Kepala Badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Langkat, Irwan Syahri menyatakan, sampai hari ke empat hari ini banjir masih menggenangi sedikitnya 4928 rumah warga di lima kecamatan di Kabupaten Langkat.“Saat ini ada 4.928 rumah warga di Langkat yang terendam banjir, yang terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai yang ada di Langkat,” ujar Irwan.BPBD Langkat telah memberikan bantuan penanggulangan bencana, berupa evakuasi warga korban banjir, pendirian posko dan lokasi pengungsian.(BS08)