Video Aksi Pemerasan Beredar, Dirlantas Kumpulkan Kasatlantas se-Sumut

- Rabu, 21 September 2016 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/8011_Video-Aksi-Pemerasan-Beredar--Dirlantas-Kumpulkan-Kasatlantas-se-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Polisi saat melakukan penilangan ke pengendara.
Beritasumut.com-Ditlantas Polda Sumut mengumpulkan semua Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) dari tiap-tiap Polres di Sumut di Kantor Ditlantas, Jalan Putri Hijau, Medan, Rabu (21/09/2016) siang.Pengumpulan ini dampak dari beredarnya video oknum Polisi Lalulintas (Polantas) Polres Labuhanbatu yang memeras pengendara saat dilakukan penilangan.

 

"Sekarang saya kumpulkan para Kasat Lantas se-Sumut di kantor kita. Salah satu yang kita indahkan adalah antisipasi terjadinya peristiwa yang di Labuhanbatu (pungutan liar dan pemerasan) itu," ujar Kombes Pol Yusuf Direktur Ditlantas Polda Sumut usai memberi pengarahan kepada Kasatlantas guna memperketat pengawasan terhadap anggota mereka.

 

Yusuf menjelaskan, dalam materi pengarahan yang ia sampaikan kepada para Kasatlantas, antara lain terkait pengawasan melekat para Kasatlantas terhadap anggota mereka yang melakukan kegiatan operasi di lapangan."Pengawasan harus ketat. Setiap kegiatan anggota di lapangan harus diawasi oleh seorang perwira. Pengawasan paling tidak dapat dilakukan dengan sistem laporan. Sehingga perwira yang bertanggungjawab tahu apa yang dilakukan anggotanya," jelas Yusuf.

 

Dalam kasus video yang menjadi viral itu, lanjut Yusuf, para Polantas yang bertugas sebenarnya sudah mengikuti prosedur teknis kegiatan operasi. Terjadinya aksi pungli dan pemerasan itu menurut Yusuf, lebih karena kurangnya pengawasan dari perwira pengawas operasi tersebut.

 

"Secara teknis sudah benar kegiatan operasi itu. Petunjuk dan arahannya terdokumentasi. Kita sudah serahkan dokumennya ke Propam Polda Sumut yang sedang menangani kasus itu. Perwira pengawas kegiatan itu pun ada. Cuma saat (video) itu memang sedang tidak berada di tempat karena ada urusan lain. Nah ke depan kita ingin pengawasannya melekat di setiap kegiatan," kilahnya.

 

Yusuf mengatakan, perwira yang bertanggungjawab atas kegiatan itu kini juga sudah diperiksa di Propam Polda Sumut. Ia menegaskan jika persoalan video viral itu bukan hanya persoalan oknum tapi juga institusi kepolisian, khususnya Polisi Lalu Lintas."Ini bukan cuma sebatas oknum, tapi juga persoalan institusi. Ada perwira pengendali yang harus bertanggungjawab dalam fungsi managerialnya. Perwiranya juga sudah diperiksa. Nanti cek saja hasilnya ke Propam Polda," pungkasnya. (BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

HUT ke-67 Polantas, Polrestabes Medan Gelar Car Free Day, Ada Senam Bersama Hingga Perpanjangan SIM Gratis

Peristiwa

Polres Tanjung Balai Bagikan Sembako untuk Para Supir Truk, Rayakan HUT Polantas ke-65

Peristiwa

Peringati HUT Polantas, Satuan Lalu Lintas Polresta Deli Serdang Berbagi Paket Sembako

Peristiwa

Meludahi Pengendara, Anggota Polantas Polsek Medan Timur Dimutasi

Peristiwa

Sat Reskrim Polres Labuhanbatu Ringkus 2 Tersangka Residivis Pelaku Curas

Peristiwa

Anjangsana dan Peduli Kasih, Satlantas Polres Simalungun Kunjungi Panti Asahan