Terkait Isu Begal di Medan, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Pesan di Medsos

- Selasa, 20 September 2016 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/1641_Terkait-Isu-Begal-di-Medan--Masyarakat-Diminta-Tak-Terpengaruh-Pesan-di-Medsos.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Teror lewan pesan singkat.
Beritasumut.com-Sejak Senin (19/09/2016) kemarin, sejumlah masyarakat kota Medan menerima pesan broadcast mengenai isu begal yang akan menebar teror balas dendam.Pesan tersebut memang cukup meresahkan warga yang harus melaksanakan aktivitas sehari-hari.

 

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas dan tidak terpengaruh dengan pesan berantai di media sosial (medsos) mengenai teror begal beraksi di Medan."Teror itu hanya kabar bohong, Polresta Medan siap mengamankan warga masyarakat dari ancaman begal," ucap Mardiaz, Selasa (20/09/2016).

 

Mantan Wadir Krimsus Polda Sumut ini mengajak agar masyarakat tetap hati-hati ketika beraktivitas di luar rumah.“Warga juga tetap harus berhati hati, jangan mengenakan perhiasaan dan bawaan yang menyolok,” pesannya.

 

Seperti diketahui, sejak Senin kemarin, isu begal cukup membuat masyarakat Kota Medan merasa takut. Dalam pesan tersebut, tertulis "Hati-hati untuk wilayah seluruh Negara Indonesia, khususnya daerah Sumatera-Utara. (kota Medan dan sekitarnya).Pihak kepolisian akan melakukan Razia besar-besaran di semua titik. Razia dilakukan dengan gabungan mulai dari Mabes, Polda, Polres hingga Polsek. 

 

Karena banyak kerabat para Pembegal atau Genk motor yang akan membalas dendam dikarenakan rekan-rekan mereka banyak yang tertangkap dan ada juga yang dibakar. Mereka berkata, “Bahwasannya kami para pembegal motor akan membalas dendam atas perlakuan masyarakat yang main bakar terhadap angota kami, bahkan akan lebih kejam dan brutal di jalanan”.

 

Mereka berjanji setiap ada pengendara sepeda motor di pagi-malam dan dini hari akan dibacok dan dicincang.Tolong sebarkan informasi ini bahwa mulai jam 10 malam besok sudah dini hari, penduduk dilarang beraktivitas keluar rumah disebabkan adanya teror balas-dendam dari komplotan pembegal dan Genk motor.

 

Tadi siang kantor Polsek dilempari kertas yang bertulisan “Nyawa harus dibayar dengan Nyawa dan kami akan bertumbuh menjadi besar "Para warga dihimbau Jangan keluar pada malam dan dini hari untuk sementara, jika Tidak ada hal-hal yang mendesak. Demikian pesan dari Humas Mabes-Polri. Bantu share yaa…demi keselamatan kawan-kawan dan keluarga kita".(BS04

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja

Peristiwa

Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses

Peristiwa

Soal Klaim Bandar Narkoba Ngaku Setor Rp160 Juta ke Polisi di Labuhanbatu, Ini Penjelasan Polda Sumut

Peristiwa

Tangkap Gembong Narkoba, Kapolrestabes Medan Beri Penghargaan kepada 27 Personel Berprestasi

Peristiwa

Menkomdigi Ungkap Prabowo Minta Aturan Medsos Terkait Anak Dikebut 2 Bulan