YP Parulian Terapkan Pembelajaran Berkelas Dunia

- Sabtu, 17 September 2016 18:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/8154_YP-Parulian-Terapkan-Pembelajaran-Berkelas-Dunia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Koordinator USAID Prioritas Provinsi Sumut saat foto bersama.
Beritasumut.com-USAID PRIORITAS mendukung sekolah-sekolah di bawah Yayasan Pendidikan (YP) Parulian untuk menerapkan pembelajaran berkelas dunia. Dukungan itu diwujudkan dengan melatih ratusan guru dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK agar mampu menerapkan active learning. 

 

“Parulian merupakan lembaga pendidikan terhormat dan berpengaruh di Sumatera Utara. Sejak tahun 1957, Parulian telah berkontribusi untuk mendidik generasi muda kita. Kami bangga bisa mendukung Parulian melalui program diseminasi,” tutur Koordinator USAID PRIORITAS Provinsi Sumut, Agus Marwan di Medan, Sabtu (17/09/2016) dalam siaran persnya.

 

Agus mengatakan, active learning merupakan model pembelajaran yang direkomendasikan pendidikan abad 21.  Active learning didesain sesuai empat pilar pendidikan yang dirumuskan UNESCO yaitu belajar untuk mengetahui (learning to know), melakukan (learning to do), menjadi sesuatu (learning to be) dan hidup bersama (learning to live together). “Melalui active learning, potensi dan kecerdasan siswa tergali lebih maksimal. Siswa belajar menjadi lebih aktif, kreatif dan inovatif. Saya yakin lulusan Parulian akan lebih siap menghadapi kehidupan sesungguhnya,” tambahnya.

 

Lebih lanjut Agus menekankan peran guru dalam penerapan active learning. Guru menjadi kunci keberhasilan belajar siswa. Semakin baik keterampilan guru mengajar, maka semakin baik pula mutu pembelajaran yang diberikan. “Bagaimana siswa belajar dan bagaimana guru mengajar, merupakan dua faktor  yang paling mempengaruhi keberhasilan siswa. Itu sebabnya perubahan di Parulian kita mulai dari pelatihan guru,” tukas Agus.

 

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Medan Masrul Badri, mengatakan active learning merupakan model pembelajaran untuk kurikulum 2013. Kurikulum 2013 didesain agar standar dengan pendidikan di negara maju. “Ke negara manapun nanti anak-anak kita pergi, maka pembelajaran yang mereka dapatkan sudah sama,” tambahnya.

 

Ketua Pembina YP Parulian Yosua Siburian mengatakan, Parulian terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Layanan yang diberikan harus mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu usaha meningkatkan mutu layanan itu, dilakukan dengan pelatihan guru.”Ibarat bunga, jika musim kemarau tidak disiram, maka kelihatan tidak segar. Begitu juga dengan guru, jika tidak diberi up grading dan penataran maka tidak akan berkembang,” tegasnya.

 

Program USAID PRIORITAS merupakan program lima tahun yang didanai oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia. (Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Sumut Lantik Kepala BPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan

Peristiwa

Kunjungi SDN 060970 Belawan, Zakiyuddin : Perlahan Akan Dibenahi

Peristiwa

53 Sekolah Rakyat Segera Hadir, Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kurikulum

Peristiwa

Tinjau SD Yang Terbengkalai, Wakil Walikota Medan Minta Dimanfaatkan untuk Fasilitas Pendukung Belajar dan Mengajar

Peristiwa

Wesly dan Herlina Siap Kembalikan Marwah Pematangsiantar Kota Pendidikan

Peristiwa

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar