Waspada, Cuaca Ekstrim Membuat Pohon di Medan Rawan Tumbang

- Rabu, 14 September 2016 22:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/7245_Waspada--Cuaca-Ekstrim-Membuat-Pohon-di-Medan-Rawan-Tumbang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Pohon tumbang di jalan.
Beritasumut.com-Warga Medan diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini. Pasalnya, hujan deras disertai angin kencang dalam beberapa hari ini melanda kawasan di Kota Medan.Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Pemko Medan menyebutkan puluhan pohon di Kota Medan rawan tumbang karena sudah berusia lebih dari 50 tahun. 

 

"Kita sudah mengamati beberapa pohon yang ada di Kota Medan. Untuk sementara ini, berdasar hasil amatan, ada sekitar 15 pohon yang sudah tua dan rawan tumbang," kata Kadistanla Kota Medan, Akyar disela-sela melihat peremajaan pohon di Jalan Sudirman, Rabu (14/09/2016).

 

Pohon-pohon yang berusia lebih dari 50 tahun itu, kata Akyar pada umumnya sudah keropos. Akyar menyebutkan pohon Jintungan adalah jenis pohon yang umumnya ditanam di pinggiran trotoar Kota Medan sudah ditumpangi dengan tanaman lain. Jadi, pohon induknya sebenarnya sudah dalam keadaan keropos, yang terlihat hanyalah pohon tumpangan saja. Kondisi ini, kata Akyar, kalau cuaca Kota Medan terus dilanda hujan dibarengi angin kencang atau puting beliung maka rentan akan tumbang. 

 

"Karena kondisinya keropos, sudah tidak mampu menahan angin, maka tumbang mengikuti pohon tumpangannya dan ini membahayakan masyarakat sekitar. Maka harus dilakukan peremajaan," tuturnya.

 

Kedepannya, kata Akyar, melihat ketahanannya maka pohon yang cocok untuk ditanam kembali biasanya sejenis mahoni, asam dan trembesi. Untuk itu ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan Kota Medan untuk melakukan peremajaannya. "Peremajaan ini sesuai dengan instruksi Walikota Medan HT Dzulmi Eldin agar segera melakukan peremajaan," jelasnya.

 

Sementara itu, Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu mengatakan kali ini pihaknya melakukan penebangan alias peremajaan tanaman di seputar Jalan Sudirman. Dari data yang dihimpun, lanjutnya, ada sekitar 10 pohon yang kondisinya sudah keropos. "Kita ada beberapa tim dan hari ini kita kerjakan peremajaan di sejumlah jalan. Ada beberapa jalan yang kondisi pohonnya mesti diremajakan yakni di Jalan Brigjend Katamso, Suprapto, Halat, dan Makam Pahlawan," katanya.

 

Dinas Pertamanan sendiri tidak mematok target untuk melakukan peremajaan ataupun penebangan. Pihaknya bersama Distanla Kota Medan akan melakukan peremajaan pohon di Kota Medan sampai tuntas.

 

Seperti diketahui berdasar laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menerima laporan beberapa hari ini terjadi angin puting beliung yang pusatnya berada di Denai. Angin puting beliung juga terjadi di Hamparan Perak.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Peristiwa

Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Peristiwa

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Peristiwa

Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Peristiwa

KADIN Medan dan WALUBI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Arman Chandra: Bentuk Kepedulian Pengusaha

Peristiwa

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir di Beberapa Wilayah