Presiden Filipina: Indonesia Bukan Hanya Rekan, Tapi Saudara Filipina

Herman - Sabtu, 10 September 2016 11:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/7401_Presiden-Filipina---Indonesia-Bukan-Hanya-Rekan--Tapi-Saudara-Filipina.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengemukakan, ikatan antara Indonesia dan Filipina sudah berlangsung sejak lama. Ia menegaskan, hubungan Indonesia dengan Filipina adalah sangat berharga.“Indonesia bukan hanya rekan tetapi saudara. Indonesia, yakinlah bahwa ada dukungan Filipina dalam mengembangkan hubungan kerja sama ini. Kami menanti kunjungan Presiden Jokowi pada saat yang tepat,” kata Presiden Duterte dalam pernyataan pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (09/09/2016).Presiden Duterte menguraikan, pada tahun 1972 saat dirinya masih seorang pelajar, ada permasalahan minyak dan hampir ada krisis serta pembatasan minyak di Filipina. Tetapi, pada saat itu Pemerintah Filipina mendapatkan kepastian dari pemerintah Indonesia bahwa mereka tidak perlu khawatir jika  tidak mendapatkan minyak dari Timur Tengah.“Dikatakan (Indonesia) bahwa Filipina akan didukung oleh Indonesia untuk isu minyak.  Itu menunjukkan bagaimana Indonesia melakukan Filipina layaknya seorang saudara yang lebih tua. Kita sangat menghargai persahabatan tersebut. Terima kasih Republik Indonesia,” ungkap Presiden Duterte, seperti dilansir setkab.go.id.Mengenai pembicaraan bilateral dengan Presiden Jokowi, Presiden Duterte menilai sangat produktif. “Kita telah membicarakan penguatan hubungan bilateral termasuk kerja sama maritim, keamanan, dan penegakan hukum. Kita juga sepakat untuk mendorong implementasi efektif dalam kerangka kerja sama keamanan dalam menghadapi permasalahan di antara kedua negara,” kata Duterte.Kedua negara, lanjut Presiden Duterte, juga menunjukan komitmen dalam isu maritim dan juga perairan Sulu yang menjadi perhatian bersama. Presiden Filipina itu menegaskan, sebagai dua negara kepulauan yang sangat besar maka kerja sama maritim itu sangat penting.“Kita akan mengeksplorasi dalam bidang ini khususnya terkait dengan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia). Tentunya akan ada pengaturan antara tenaga ahli kedua negara,” papar Duterte seraya mengungkapkan dalam pertemuan tersebut juga dibahas kerja sama perdagangan dan people-to-people contact.(BS01)

Berita Terkait

Peristiwa

Agustinus Sirait: Perlindungan Dua Anak di Sergai Harus Melibatkan Dinas P2KBP3A dan Pokja BSAN

Peristiwa

Gubernur Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut, Berikut Profil Irjen Pol Sonny Irawan

Peristiwa

Batalyon Parako 463 Pasgat Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Peristiwa

Prabowo Perkuat Pertahanan Negara dengan Resmikan 204 Satuan Baru TNI

Peristiwa

Cetak Empat Gol Tanpa Balas, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak Grup A

Peristiwa

Curi Laptop dan Jam Tangan, Residivis Curat Masuk Bui Lagi