Beritasumut.com-Masyarakat keluhkan pelayanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Sun Plaza, Medan. Salah satu keluhan terkait pegawai yang bertugas istirahat sebelum waktu jam istrahat. "Maaf pak, lagi istirahat pak,"ujar seorang pegawai wanita berpakaian hitam putih kepada Rio seorang yang hendak mau memperpanjang SIM, di Sun Plaza Medan, Kamis (08/09/2016). Tidak terima dengan alasan pegawai tersebut Rio mengatakan kepada petugas tersebut, kalau saat itu waktunya masih jam kerja, karena waktunya masih pukul 11.30 WIB. Tapi pegawai wanita itu memberikan alasan, mereka istirahat karena mesin cetaknya panas. Walaupun begitu, Rio tetap meminta kepada pegawai tersebut agar dia bisa dilayani untuk memperpanjang SIM. Karena masa berlaku SIM-nya tinggal satu hari lagi. Namun tiba-tiba seorang oknum berseragam polisi, Muel Zega yang duduk disamping pegawai wanita tersebut justru menghardik Rio. "Kalau kau mau urus SIM silahkan tunggu sampai siap istirahat," katanya dengan nada tinggi. Tapi Rio mengatakan kalau dirinya sudah tiga hari bolak-balik mengurus SIM di Sun Plaza tersebut. "Begini Pak. Saya sudah tiga hari bolak-balik ke sini. Tolonglah, SIM saya sudah mau habis masa berlakunya. Semalam, Rabu (07/09/2016) saya datang pukul 14.00 WIB ke tempat ini, tapi loketnya sudah tutup. kalian bilang sudah penuh, sementara saat itu juga masih jam kerja," ucapnya kepada kedua petugas pelayanan masyarakat tersebut. Tapi lagi-lagi petugas tersebut tetap tidak mau menggubris. Kedua pegawai tersebut hanya saling pandang saja, tanpa memperdulikan permintaan Rio.Kemudian Rio pun mengatakan, kalau dia seorang wartawan harian terbitan di Medan kepada polisi dan pegawai wanita itu. "Kenapa rupaya kalau kau wartawan. Tunggulah sampai istirahat selesai," hardik oknum polisi perpakaian Satlantas tersebut. Bahkan saat wartawan mau memfoto loket bertulis istirahat di loket kedua pegawai itu, oknum polisi bernama Muel Zega itu justru menantang wartawan."Apa kau. Publikaksikan saja besar-besar. Kau pikir takut aku," hardiknya lagi. Melihat oknum polisi itu emosi, Rio pun memilih mundur. Bahkan sejumlah warga melihat perdebatan itu, dan warga juga justru menyesalkan sikap kedua petugas SIM tersebut. "Memang betul juga itu Pak, mereka seharusnya melayani masyarakat pada jam kerja. Bukan malah istirahat pada saat waktu jam kerja. Mereka juga tutup sebelum jam pulang kerja, pukul 14.00 WIB mereka sudah tutup. Kita jadi kesal juga di sini balak-balik. Sementara mottonya memberikan pelayanan yang terbaik dan tepat bagi masyarakat. Dimananya pelayanan yang baiknya dan tepat itu. Sebaiknya tutup ajalah pelayanan SIM di Sun Plaza ini," keluh seorang warga kepada Rio yang kebetulan ingin memperpanjang SIM saat itu.(BS03)