Beritasumut.com-Pengurus Daerah (PD) II Gerakan Mahasiswa dan Pelajar (GMP) Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri Indonesia (FKPPI) Sumatera Utara mengapresiasi keseriusan Polda Sumut dan jajaran dalam membongkar dan memerangi peredaran narkoba di Kota Medan.Terbukti, awal pekan ini, petugas Direktorat Resnarkoba Polda Sumut membongkar aktifitas home industri sabu di dua lokasi terpisah di Kota Medan, yakni Jalan Pukat Banting, Kecamatan Medan Tembung dan Jalan PWS Kecamatan Medan Petisah. Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil menangkap empat tersangka serta menyita alat pembuat sabu dan bahan pembuatan sabu tersebut.“Kami juga meminta agar institusi penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan serta kehakiman dapat satu bahasa dengan langkah yang telah dicanangkan Presiden RI, Bapak Joko Widodo untuk meniadakan ruang dan tempat bagi para bandar narkoba,” ungkap Ketua PD II GMP FKPPI Sumut Thamrin Samosir SH kepada wartawan, Rabu (07/09/2016).Dia berharap, semangat Presiden RI, Joko Widodo dan Kepala Badan Narkotika, Komjen Budi Waseso, dapat diikuti oleh jajarannya dan memberikan tindakan tegas bagi para pengedar narkoba di Indonesia, khususnya Kota Medan.“Kita juga berharap pemerintah serta institusi terkait dapat bertindak tegas seperti negara Filipina. Dan seperti tersangka-tersangka dalam proses penggerebekan tersebut, harus diganjar hukuman mati,” tegas Samosir.Selaku anak-anak TNI/Polri serta generasi muda, PD II GMP FKPPI Sumut melihat kondisi negara Indonesia saat ini sengaja dihancurkan dengan maraknya peredaran narkoba. Kata dia, ada upaya dari oknum yang ingin mengancurkan Indonesia denganh narkoba.“Kita dapat rasakan dan saksikan bersama bahwa narkoba sengaja dipasok sebanyak-banyak ke Negara khususnya Kota Medan agar negara tidak mempunyai generasi yang sehat, dan cerdas,” imbuhnya seraya mengaku peredaran sabu telah masuk ke berbagai lini dan kehidupan sehari-hari.(BS03)