Beritasumut.com- Edi Chandra (40), pengusaha sparepart sepedamotor yang baru ambil uang di BNK Central (BCA), di Jalan Pulau Pinang KIM II, Mabar, Kecamatan Medan Deli, dirampok kawanan perampok di Jalan Tol Berlmera Mabar, Senin (05/09/2016) malam. Peristiwa tersebut terjadi usai korban mengambi uang senilai Rp 50 juta di ATM.Informasi yang didapat, Selasa (06/09/2016), Edi Chandra, warga Lingkungan 36, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, yang mengendarai mobil fortuner tidak sadar bahwa sudah diikuti kawanan perampok naik mobil Avanza.Saat itu Edi Chandra masuk ke Jalan Tol Belmera Mabar, tidak berapa jauh dari pintu Tol Mabar, Edi Chandra merasa ban mobil fortunernya kempes. Lalu Edi Chandra berhenti melihat keadaan ban mobil fortunernya yang bocor. Tiba-tiba datang seorang pengendara mobil Avanza pura-pura menawarkan jasanya, untuk membuka ban mobil Edi Chandra yang bocor. Tidak berapa lama penumpang mobil Avanza tersebut keluar dengan berpura-pura melihat temannya membantu buka ban mobil Edi Chandra yang bocor.Tidak berapa, pelaku membuka pintu sebelah kiri mobil Edi Chandra dan mengambil uang yang baru diambil korban di BNK BCA, sebesar Rp 50 Juta. Lalu kawanan perampok tersebut pergi ke arah Tanjung Morawa. Edi Chandra pun sadar bahwa uangnya sebesar Rp 50 juta raib setelah masuk ke dalam mobilnya."Aku mau menuju ke tempat usahaku, di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur. Tapi aku ternyata sudah diikuti sama para permpok yang naik mobil Avanza warna hitam," ujarnya.Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Musa Alexander Shah, membenarkan ada menerima pengaduan, korban perampok dengan cara gembos ban. "Petugas sudah olah tempat kejadian perkara (TKP). Jadi kita tunggu saja hasilnya nanti," ujarnya.(BS04)